Breaking News:

Pantas PAD dari Secure Parking Bocor, Kata Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Ini Penyebabnya

PAD dari secure parking, menjadi satu dari puluhan sektor pajak, yang diandalkan Pemko Pekanbaru.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PAD dari secure parking, menjadi satu dari puluhan sektor pajak, yang diandalkan Pemko Pekanbaru untuk mengisi pundi-pundi kas daerah.

Namun sayangnya, realisasinya di lapangan jauh dari harapan.

Hal ini terungkap dari hasil hearing Komisi II DPRD Pekanbaru, dengan Bapenda Pekanbaru dan manajemen PT Securindo Packatama Indonesia, selaku pengelola secure parking Pekanbaru, kemarin.

Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah sempat heran, antara setoran Manajemen PT Securindo Packatama Indonesia ke Bapenda Pekanbaru, tidak sesuai.

"Dari hasil hearing kita kemarin, PT Securindo Packatama selaku pihak ketiga, hanya menyetor ke Bapenda satu bulan Rp 750 juta. Padahal mereka punya titik secure parking 24 titik di seluruh Pekanbaru," kata Fathullah kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (19/1/2021).

Secure Parking Pekanbaru yang dikelola PT Securindo Packatama Indonesia, sebanyak 24 titik parkir.

Ilustrasi
Ilustrasi (Internet)

Jumlah ini tersebar di sejumlah mall, hotel dan perkantoran elit.

Persoalannya saat ini, setoran pihak ketiga kepada Bapenda, dengan kondisi ril yang terjadi dinilai tidak seimbang.

Jika setoran pihak ketiga ke Bapenda  sebulan Rp 750 juta, maka untuk satu titik secure parking hanya memasukkan pajak ke kas daerah Rp 30-an juta satu bulan.

"Tapi bisa kita lihat kondisi sebenarnya. Berapa banyak orang parkir setiap hari di mal besar seperti Mal SKA, Mal Ciputra, Mal Pekanbaru. Belum lagi di perkantoran, toko dan hotel. Kan nggak masuk akal segitu setorannya," tegas Fathullah.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved