Breaking News:

Hasil Penelitian, Pria Lebih Rentan Meninggal Akibat Covid-19 Daripada Wanita, Ini Sebabnya

Para peneliti juga melaporkan, pria secara signifikan lebih mungkin menderita efek penyakit yang parah.

Gambar oleh soumen82hazra dari Pixabay
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ternyata lebih banyak pria yang meninggal akibat Covid-19 daripada wanita. Hal itu berdasarkan beberapa hasil penelitian.

Dikutip dari healthline.com, para ahli mengatakan sebagian alasannya, wanita cenderung memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat daripada pria.

Mereka menambahkan, pria juga cenderung terlibat dalam perilaku yang lebih berisiko seperti mengabaikan jarak fisik dan mereka tidak menganggap serius gejala tersebut.

Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan April 2020, di Frontiers in Public Health melaporkan bahwa pria dan wanita sama-sama cenderung tertular virus corona baru.

Namun, para peneliti juga melaporkan, pria secara signifikan lebih mungkin menderita efek penyakit yang parah.

Para peneliti China mengatakan bahwa dalam satu subset besar pasien Covid-19, lebih dari 70 persen dari mereka yang meninggal adalah laki-laki.

Mereka menemukan hasil yang serupa ketika mereka memeriksa penelitian dari wabah sindrom pernapasan akut (SARS) tahun 2003.

Studi tersebut didukung oleh angka-angka lain yang dirilis sejak pandemi Covid-19 dimulai.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, 63 persen kematian terkait Covid-19 di Eropa terjadi di antara pria.

Sebuah studi oleh Institut Kesehatan Tinggi Roma pada Maret 2020 menemukan, di antara orang Italia yang dirawat di rumah sakit karena virus corona baru, 8 persen pria meninggal dibandingkan dengan 5 persen wanita.

Halaman
12
Editor: Ariestia
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved