Breaking News:

Tensi Tinggi Penyebab Terbanyak Tertundanya Nakes di Pekanbaru Divaksin

Banyak tenaga kesehatan yang belum disuntik vaksin karena tensi tinggi saat hendak disuntik. Proses penyuntikan vaksin pun tertunda

Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir
Seorang tenaga kesehatan (nakes) menjalani vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Melur, Pekanbaru, Jumat (15/1/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Jumlah tenaga kesehatan di Kota Pekanbaru yang mendapat suntik vaksin Covid-19 saat ini baru mencapai 162 orang.

Proses vaksinasi bagi tenaga kesehatan sudah berlangsung sejak, Jumat pekan lalu.

Jumlah ini jauh dari total tenaga kesehatan yang bakal mendapat suntik vaksin tahap awal. Ada 5.510 orang tenaga kesehatan bakal mendapat vaksin untuk tahap pertama.

"Kita sudah salurkan vaksin sesuai kebutuhan di setiap puskesmas. Ada juga kita siapkan vaksin untuk tambahan sebagai cadangan," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Muhammad Noer kepada Tribunpekanbaru.com Selasa (19/1/2021).

Menurutnya, banyak tenaga kesehatan yang belum disuntik vaksin karena tensi tinggi saat hendak disuntik. Proses penyuntikan vaksin pun tertunda.

"Jadi kondisi kesehatan para nakes juga diperiksa kembali saat hendak divaksin," ulasnya.

Dirinya tidak menampik bahwa belum semua tenaga kesehatan mendapat persetujuan untuk disuntik vaksin.

Ia menyebut tenaga kesehatan yang disuntik vaksin harus terdaftar dalam aplikasi.

Noer menyebut tenaga kesehatan yang mendapat suntik vaksin tidak cuma tenaga kesehatan di layanan kesehatan pemerintah.

Mereka yang bertugas di layanan kesehatan luar pemerintah juga mendapat suntik vaksin.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved