Breaking News:

China Dituduh Telah Lakukan Genosida Minoritas Etnis Uyghur

Pemerintah Amerika Serikat menyatakan China telah melakukan Genosida etni Uyghur.

HECTOR RETAMAL / AFP
Foto yang diambil pada 11 September 2019 menunjukkan seorang pria mengendarai kendaraan di lingkungan etnik Uighur di Aksu di wilayah Xinjiang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemerintah Amerika Serikat menyatakan China telah melakukan Genosida etni Uyghur.

Sikap Amerika Serikat ini disambut gembira olehwarga Uyghurdi Australia.

Amerika mengeluarkan pernyataan resmi tentang Genosida kaum Uyghur dan etnis minoritas lainnya di Xinjiang.is minoritas lainnya di Xinjiang.

  • Genosida didefenisikan sebagai tindakan sengaja untuk menghancurkan suatu kelompok etnis atau agama
  • Pemerintah AS secara resmi menuding China melakukan genosida setelah melihat "dokumentasi menyeluruh kebijakan China sendiri"
  • Kelompok HAM menuding China melakukan sterilisasi paksa yterhadap warga Uyghur

Seorang warga keturunan Uyghur yang tinggal di Sydney, Fatimah Abdulghafur, mengatakan kepada ABC pengumuman AS sebuah "kemenangan besar bagi umat manusia", bukan hanya untuk warga Uyghur.

"Artinya di dunia ini, jika seseorang termasuk negara adidaya, terlepas dari apa yang mereka lakukan, meskipun sangat jahat dan sangat kriminal, mereka harus bertanggung jawab," katanya.

Fatimah mencurigai ayahnya telah ditahan di kamp pendidikan ulang di wilayah otonom Xinjiang pada tahun 2017.

Pemerintah China belakangan mengonfirmasi bahwa ayah Fatimah telah meninggal dunia pada tahun 2018, dengan menyebut penyebab kematiannya disebabkan oleh pneumonia parah dan tuberkulosis.

"Ini hal yang amat sangat pribadi bagi saya," katanya.

"Secara pribadi, saya melihat pembunuh ayah saya akan dibawa ke pengadilan cepat atau lambat. Sama seperti pelaku Holocaust," ujar Fatimah

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sebelumnya berakhirnya pemerintahan Presiden Trump menyebut Beijing sedang "menghancurkan" kelompok etnis dengan melakukan "genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan".

Halaman
12
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved