Breaking News:

Indonesia Terancam, China Siap Serang Kapal Negara Mana pun di Laut China Selatan

China mengesahkan undang-undang yang berisi kewenangan penjaga pantai mereka untuk menyerang kapal negara mana pun di Laut China Selatan

Penulis: aries | Editor: Rinal Maradjo
Bakamla RI
Kapal penjaga pantai china di Laut Natuna pada September tahun lalu. Tindakan itu acapkali dilakukan China di perairan Natuna, karena mereka mengklaim kawasan itu sebagai bagian dari Laut China Selatan yang diklaim sebagai kedaulatan mereka 

TRIBUNPEKANBARU.COM - China diperkirakan akan memicu ketegangan dengan negara tetangganya di kawasan Laut China Selatan.

Hal ini muncul setelah negara komunis itu mengesahkan undang-undang yang untuk pertama kalinya secara eksplisit mengizinkan penjaga pantai untuk menembaki kapal asing dan menghancurkan bangunan yang dibangun di perairan yang disengketakan di Laut China Selatan.

Undang-undang penjaga pantai tersebut disahkan pada hari Jumat (22/1/2021) oleh badan legislatif teratas China, Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional,

Dikutip Tribunpekanbaru.com dari SCMP pada Minggu (24/1/2021) disebutkan,

Di dalam Undang-undang tersebut dijelaskan bahwa, penjaga pantai China diizinkan untuk menggunakan semua cara yang diperlukan untuk mencegah ancaman yang ditimbulkan oleh kapal asing di perairan yang diklaim negara komunis itu sebagai milik mereka, termasuk di antaranya kawasan Laut China Selatan.

Ini juga akan memungkinkan penjaga pantai untuk melancarkan serangan pendahuluan tanpa peringatan sebelumnya.

Tidak disebutkan secara jelas apakah undang-undang tersebut akan diterapkan ke semua perairan yang diklaim oleh China.

Di bawah undang-undang baru itu, personel penjaga pantai dapat menghancurkan struktur yang dibangun atau dipasang oleh negara lain di Laut China Selatan, serta menangkap dan menggeledah kapal negara lain di kawasan itu.

Baca juga: GAWAT! Benda yang Diduga Milik Militer China Kembali Masuki Wilayah Indonesia, Kali Ini Di Anambas

Baca juga: Nelayan Anambas Kepri Temukan Benda Mirip di Kepulauan Selayar, Ada Tulisan Chinanya 

Pengesahan undang-undang tersebut kemungkinan akan meningkatkan kekhawatiran di antara tetangga China tentang prospek operasi yang lebih agresif.

Kapal penjaga pantai China selama ini telah memainkan peran utama dalam menegaskan klaim maritim China,

Termasuk dalam sengketa penangkapan ikan di Kepulauan Natuna Indonesia dan perselisihan dengan Vietnam mengenai Vanguard Bank.

Menanggapi undang-undang itu, Milite AS mengatakan akan mengintegrasikan penjaga pantainya ke dalam pasukan angkatan laut untuk melawan kehadiran China yang semakin meningkat di Laut China Selatan.

Sementara itu sejumlah negara di kawasan Laut China Selatna juga berencana untuk memberdayakan armada penjaga pantai mereka di kawasan itu.

Vietnam misalnya, di saat bersamaan juga mengeluarkan undang-undang yang mengizinkan armada penjaga pantainya beroperasi di luar perairan teritorial negara itu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved