Breaking News:

Bengkalis

SDN 50 Bengkalis Mulai Uji Coba Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Untuk Kelas Enam

Menurut Sudarmi, Kepala SDN 50 Bengkalis, Senin (25/1)Untuk SDN 50 pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini hanya dikhususkan kelas enam saja.

Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir
Hari Pertama Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka SDN 50 Bengkalis, Senin (25/1) pagi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Dinas Pendidikan Bengkalis mulai melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka di Bengkalis mulai hari ini.

Namun tidak semua sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka, hanya sekolah yang sudah siap untuk melaksanakan yang memulai pembelajaran tatap muka.

Satu diantaranya sekolah dasar negeri (SDN) 50 Bengkalis. Sekolah yang berada di jalan Antara ini mulai menerapkan pembelajaran tatap muka pagi ini, pelaksanaannya sesuai arahan dinas Pendidikan Bengkalis, pembelajaran tatap muka untuk dua pekan pertama ini hanya diperuntukkan untuk kelas teratas di masing masing tingkat pendidikan.

Untuk SDN 50 pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini hanya dikhususkan kelas enam saja. Hal ini diungkap Sudarmi Kepala SDN 50 Bengkalis, Senin (25/1) menjelang siang.

Baca juga: SMA/SMK Yang Ingin Melaksanakan Belajar Tatap Muka Tak Perlu Minta Izin ke Disdik Provinsi Riau

Baca juga: VIDEO: Peserta Didik Kelas 6 dan 9 Jadi Prioritas Belajar Tatap Muka di Kota Pekanbaru

Para siswa di SDN 50 Bengkalis berbaris di halaman sekolah sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Para siswa di SDN 50 Bengkalis berbaris di halaman sekolah sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Menurut dia, sebelum siswa masuk kelas pihaknya melakukan pemeriksaan kesehatan siswa mengukur suhu tubuh. Kemudian siswa juga diminta terlebih dahulu mencuci tangan ditempat yang telah disediakan.

"Kita terapkan protokol kesehatan secara ketat. Bahkan untuk kelas juga dibatasi jumlah siswanya," ungkap Sudarmi.

Menurut dia, untuk kelas enam yang biasanya sebanyak 63 siswa dibagi menjadi dua ruang belajar, sekarang dibagi menjadi empat ruang belajar. Ini dilakukan guna menjaga jarak antar siswa sesuai dengan protokol kesehatan.

Kemudian anak kelas enam juga belajar tidak secara penuh, mereka sekolah mulai pukul 07.30 dan pulang pukul 09.00 WIB. Sejauh ini pihaknya hanya memberlakukan satu shift saja untuk pembelajaran tatap muka.

"Alhamdulillah hari pertama ini berjalan lancar, kita menerapkan satu shift saja karena ketersedian guru dan lokal ada," tambahnya.

Mayoritas Siswa Dapat izin Orangtua

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved