Breaking News:

4 Kg Sabu-sabu Diaduk Dalam Ember Berisi Air, Sebagian Disisihkan, untuk Apa?

4 Kg sabu-sabu dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke dalam ember berukuran besar berisi air, kemudian diaduk sampai hancur

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Pemusnahan barang bukti narkoba di Polres Bengkalis, Selasa (26/1/2021). 

Tim gabungan langsung melakukan mapping dan menempatkan dua speedboat milik Satpol Air dan Bea Cukai untuk mengawasi pelaku Alu di Perairan Teluk Papal yang menjemput barang haram tersebut.

Pada Kamis tanggal 31 Desember pukul 00.20 WIB tim melihat target turun dari speedboat menyandang tas menuju hutan bakau.

Dalam pantauan itu, pelaku keluar dari hutan bakau pulang kerumah tanpa menyandang tas yang dibawa.

Tim selanjutnya tetap memantau lokasi hutan bakau yang dimasuki pelaku Alu dan rumahnya.

"Jumat 1 Januari 2021 kemarin, tersangka Alu masuk lagi ke hutan bakau. Karena kondisi gelap tim sempat kehilangan jejak tersangka.

Tim yang sudah mengintai sejak lama lantas menangkap tersangka di rumahnya yang sebelumnya sudah diawasi.

Namun dalam penangkapan ini tidak menemukan barang bukti.

Setelah diinterogasi, tersangka Alu mengaku barang bukti yang dibawanya saat itu berupa sabu seberat 5 kilogram dan ribuan pil ekstasi.

Dari jumlah itu dua Kilogram ditanam dalam tanah berjarak 800 meter dari kediamannya.

Sementara 3 Kilogram dan ektasi diserahkan ke Alwis atas perintah Junaidi.

Setelah berhasil menangkap Alu dan barang bukti 2 kilogram sabu, petugas gabungan berhasil membekuk Alwis di Sungai Liung.

Namun Alwis mengaku barang bukti bersamanya telah diserahkan ke Amirul alias Along. Penyerahan itu dilakukan di Jalan Lintas Selat Baru.

"Kita lakukan penangkapan terhadap Along di rumahnya Jalan Kelapapati Darat,” ujarnya.

“ Namun Along mengaku telah menitipkan 2 kilogram sabu ke tersangka Handrian dan 1 kilogram sabu beserta ribuan ektasi kepada Darma alias Iyik (DPO). Petugas selanjutnya berhasil menangkap Handrian dan barang bukti 2 kilogram," terang Kapolres.

Dari pengungkapan tersebut, Kapolres Bengkalis Hendra Gunawan mengaku 1 kilogram sabu dan ribuan pil ekstasi lolos.

Petugas masih mengejar diduga pelaku bernama Darma alias Iyik yang diakui pelaku Along telah dititipkan 1 kilogram sabu dan ribuan pil ekstasi.

Kepala Bea Cukai Bengkalis Ony Ipmawan mengaku kerjasama terjalin dengan Polres Bengkalis semakin solid dalam pemberantasan narkoba di Bengkalis.

Menurutnya, pengungkapan melibatkan Bea Cukai sudah beberapa kali dilakukan.

"Kami harap kerjasama kita teruskan dan semakin solid, " ucapnya.

Pelaku dijerat Pasal 114 (2) dan Pasal 112 (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

( Tribunpekanbaru.com / Muhammad Natsir )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved