Breaking News:

Berita Riau

Speedboat Pembawa 1.440 Slop Rokok Ilegal Diamankan, 1 dari 3 Tersangka Adalah Oknum Syahbandar

Ditpolair Polda Riau mengamankan sekitar 18 kotak atau dus, yang berisi 1.440 slop, dengan total 230.400 batang rokok merk H Mild tanpa cukai

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/RizkyArmanda
Ekspos kasus pengungkapan penyelundupan rokok ilegal dari Batam tujuan Inhil di Mako Ditpolair Polda Riau, Rabu (27/1/2021) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Jajaran Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda Riau berhasil menegah laju speedboat pembawa rokol ilegal merk H Mild.

Speedboat berhasil dihentikan oleh dua kapal patroli polisi, yaitu IV-1009 dan IV-2602, di kawasan Perairan Tanjung Jungkir, Sei Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (25/1/2021), sekira pukul 00.30 WIB.

Direktur Polair (Dirpolair) Polda Riau, Kombes Eko Irianto menjelaskan, pengungkapan bermula saat kapal patroli jajarannya sedang melakukan pemantauan di sekitaran perairan Sei Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil.

Pihaknya lantas mendapat informasi dari masyarakat, tentang adanya speedboat pengangkut rokok ilegal dari Batam, akan masuk ke perairan Sei Guntung.

Petugas pun melakukan pengintaian selama kurang lebih 5 jam, menunggu speedboat itu lewat.

Baca juga: Polda Riau Kembali Periksa Petugas Bea Cukai Terkait Penembakan Pengusaha Batam Haji Permata

Baca juga: Ditembak Petugas Bea Cukai, 5 Peluru Bersarang Di Dada Haji Permata Satu Lagi Di Kepala Kapten Kapal

Foto yang diterima Tribun Pekanbaru terkait aksi pengejaran terhadap kapal penyelundup kembali dilakukan oleh Satgas patroli laut Bea Cukai Wilayah Khusus Kepulauan Riau dan Bea Cukai Tembilahan, Jumat (15/1/2021).
Foto yang diterima Tribun Pekanbaru terkait aksi pengejaran terhadap kapal penyelundup kembali dilakukan oleh Satgas patroli laut Bea Cukai Wilayah Khusus Kepulauan Riau dan Bea Cukai Tembilahan, Jumat (15/1/2021). (Foto Rilis KANWIL DJBC KHUSUS KEPRI)

"Tim lalu mendapati ada speedboat bernama Langka Baru yang mecurigakan dan diduga membawa rokok ilegal. Tim langsung melakukan pengejaran dan pemeriksaan muatan speedboat tersebut," kata Kombes Eko, dengan turut didampingi Kasubdit Gakkum Polair Polda Riau, AKBP Wawan Setiawan, Rabu (27/1/2021).

Lanjut Eko, setelah digeledah, ternyata kotak-kotak yang berada di speedboat itu, berisikan rokok ilegal tanpa cukai yang dibawa dari Batam.

"Ada sekitar 18 kotak atau dus, yang berisi 1.440 slop, dengan total 230.400 batang rokok merk H Mild tanpa cukai," jelas Kombes Eko.

Di dalam speedboat itu disebutkan mantan Dirpolair Papua Barat tersebut, ada tiga orang pelaku.

Mereka semuanya merupakan warga Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved