Breaking News:

Pilkada Kuansing 2020

Sidang Perdana Pilkada Kuansing 2020 di MK, Paslon ASA Optimistis Menang, Apa Alasannya?

Dalam sidang perdana, Majelis hakim MK menegaskan materi permohonan gugatan Pilkada Kuansing 2020 yang digunakan adalah materi permohonan awal

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana gugatan Pilkada Kuansing 2020 pada Jumat (29/1/2021).

Setelah sidang perdana, Paslon Andi Putra - Suhardiman Amby (ASA) yang merupakan pihak terkait optimistis menang dalam perkara ini.

"Kita optimistis memenangkan perkara ini," kata Paslon ASA melalui kuasa hukumnya, Dody Fernando SH MH dan Ade Yan Yan Hasbullah SH, Jumat (29/1/2021).

Optimisme ini dikarenakan norma yang diatur pada Pasal 158 ayat (2) masih berlaku terkait ambang batas suara. Dalam aturan tersebut disebutkan ambang batas suara 1,5 persen.

"Dan selisih suara antara pemohon dengan pihak terkait sampai dengan 11 persen yang secara nyata dan jelas akan membuat permohonan pemohon dinyatakan tidak akan diterima," ucapnya.

Kemudian juga terlihat dalil terstruktur, sistematis, dan masif yang didalilkan pemohon hanyalah asumsi saja.

"Tidak ada dilaporkan ke Bawaslu Kuansing. Kesimpulannya kita optimis memenangkan perkara ini," katanya.

Dalam sidang perdana, Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan materi permohonan gugatan Pilkada Kuansing 2020 yang digunakan adalah materi permohonan awal.

Sebab perbaikan permohonan melewati batas waktu.

Hal ini ditegaskan majelis hakim dalam sidang perdana gugatan Pilkada 2020.

Halaman
1234
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved