Breaking News:

Disebut Tak Aman, WhatsApp Kalang Kabut: Sibuk Klarifikasi Sana-Sini

WhatsApp mulai memberikan notifikasi kepada para penggunanya terkait pembaruan Persyaratan Layanan

unsplash @rachitank
Ilustrasi aplikasi pesan singkat, whatsapp. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pada awal Januari lalu, WhatsApp mulai memberikan notifikasi kepada para penggunanya terkait pembaruan Persyaratan Layanan dan Kebijakan Privasi di platformnya.

Kebijakan baru itu menyangkut soal persetujuan pengguna untuk memilih meneruskan data ke Facebook atau tidak. (Baca: WhatsApp Ubah Kebijakan, Pengguna Harus Serahkan Data ke Facebook atau Hapus Akun)

Pengguna kemudian menjadi khawatir data mereka menjadi tidak aman dan mempertanyakan apakah WhatsApp/Facebook bisa membaca chat atau percakapan telepon pribadi.

Sejak kebijakan itu diumumkan, sejumlah pengguna WhatsApp dilaporkan mulai beralih ke aplikasi lain, seperti Telegram atau Signal. Alasannya yaitu untuk menghindari "paksaan" WhatsApp agar menyetujui kebijakan privasi terbarunya.

Tak ingin kehilangan penggunanya, aplikasi chat milik Facebook itu melakukan berbagai cara untuk menjawab keresahan yang beredar di kalangan pengguna WhatsApp.

Dalam catatan KompasTekno, dalam sebulan terakhir terlihat sangat sibuk, ada empat hal yang dilakukan WhatsApp guna meyakinkan penggunanya dan menjamin bahwa data mereka tetap aman.

Baca juga: Lagu DJ Tiktok Aku Terpesona: Download MP3 Viral di TikTok Terpesona Aku Terpesona

Baca juga: Bahasa Gaul Wibu, Arti Gamon, Maksud Sugar Daddy: CEK Kamus Bahasa Gaul di Sini

1. Sebar dua klarifikasi

WhatsApp tercatat dua kali menyebarkan informasi yang berisi klarifikasi soal kebijakan privasi barunya pada awal Januari lalu.

Klarifikasi pertama yang dirilis 9 Januari 2021, WhatsApp menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah membagikan data terbatas dengan Facebook di ranah backend sejak 2016.

Dalam kebijakan terbaru yang diumumkan awal 2021 ini, tidak ada perubahan tentang berbagi infrastruktur backend ini.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved