Breaking News:

Imlek Tahun Ini Tak Ada Perang Air,Pawai Dewa Co She Kong,Barongsai dan Kembang Api, Ini Sebabnya

Cian Cui, festival yang merupakan ikon wisata terbesar yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti itu tidak digelar di Imlek tahun ini

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Nurul Qomariah
Humas Kabupaten Kepulauan Meranti
Festival Perang Air tahun 2020 lalu di Selatpanjang Kepulauan Meranti. Tahun ini festival yang juga dikenal dengan Cian Cui ini tidak digelar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Rutin digelar tiap tahun, namun Cian Cui atau Festival Perang Air tidak dilaksanakan 2021 ini.

Festival yang merupakan ikon wisata terbesar yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti itu tidak digelar karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Biasanya, Festival Perang Air dilaksanakan berdekatan dengan perayaan tahun baru Cina atau yang tahun 2021 ini merupakan Imlek 2572 yang jatuh pada Februari mendatang.

Namun kemeriahan tersebut tidak ada akan terlaksana pada tahun ini karena pandemi Covid-19.

Tahun 2021 ini juga merupakan pertama kalinya festival tidak dilakukan, setelah sebelumnya digelar pada Februari 2020 yang lalu.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kepulauan Meranti, Rizky Hidayat kepada Tribunpekanbaru.com Minggu (31/1/2021).

Dijelaskannya hal tersebut telah disepakati bersama melalui keputusan saat rapat koordinasi.

Rapat dilakukan antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Polres Kepulauan Meranti dan paguyuban Tionghoa yang ada di Kepulauan Meranti.

Bahkan seluruh kegiatan yang berbentuk festival dan kegiatan yang mengundang orang banyak selama Imlek ditiadakan.

"Kita pastikan tidak ada (Perang Air), jadi kita pastikan selama Imlek tidak ada festival maupun arak-arakan itu tidak ada. Pesta kembang api pun tidak ada," ungkap Rizky.

Saat puncak Festival Perang Air tersebut, sejumlah sejumlah intansi pemerintah dan perusahaan yang beroperasi di Meranti juga akan turut serta.
Festival Perang Air di Kepulauan Meranti. (Tribun Peknabaru/Guruh BW)

Dijelaskannya, hal ini dilakukan sebagai prioritas untuk memastikan keamanan masyarakat dari penyebaran Covid-19.

"Karena biar bagaimanapun kesehatan masyarakat adalah prioritas masyarakat saat ini," tuturnya.

Dirinya mengatakan untuk kegiatan Imlek yang dilakukan tahun ini berdasarkan keputusan rapat adalah hanya beribadah di tempat masing-masing.

"Bagi masyarakat yang merayakan (Imlek) nanti di klenteng masing-masing aja mungkin," ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved