Breaking News:

Dua Kali Tak Hadir, Akhirnya Sekda Pekanbaru Penuhi Panggilan Penyidik Polda Riau, Ini Kasusnya

Jamil datang ke Mapolda Riau dengan pakaian dinas dan masuk ke ruang pemeriksaan. Tampak ia didampingi sejumlah pegawai lainnya

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM/SYAIFUL MISGIONO
Sekda Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil 

Untuk diketahui, proses penyidikan kasus bobroknya pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru, hingga kini masih berproses.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (Kadis LHK) Pekanbaru, Agus Pramono, sudah diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Riau, Senin (18/1/2021).

Agus diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Langkah penanganan hukum diambil Polda Riau, lantaran sejak awal Januari 2021, terjadi penumpukan sampah di beberapa titik di Kota Bertuah. Hal ini tak ayal membuat resah masyarakat.

Dalam perkara ini, untuk menjerat tersangkanya, penyidik Ditreskrimum Polda Riau menerapkan Pasal 40 atau Pasal 41 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Sampah.

Pasal 40, ancaman hukuman 4 tahun penjara denda 100 juta sedangkan Pasal 41 ancaman hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp100 juta.

Sekda Kota Pekanbaru Menampik Mangkir dari Panggilan Polda Riau

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil menampik dirinya mangkir dari panggilan penyidik Polda Riau.

Jamil seyogyanya memberi keterangan terkait pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru, Kamis (28/1/2021) kemarin.

Dirinya mengaku sudah memberi kuasa kepada Asisten II Setdako Pekanbaru.

Ia menyebut kuasa diberikan karena satu dari dinas yang berkordinasi Asisten II adalah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru.

"Asisten II membidangi dan langsung berkordinasi dengan DLHK, maka saya kuasakan ke beliau untuk memberi keterangan," ujarnya, Jumat (29/1/2021).

Jamil mengaku siap memberi keterangan bila Asisten II tidak bisa memberi keterangan kepada penyidik.

Ia sudah menerima surat pemanggilan dari Polda Riau.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved