Breaking News:

Kisruh Kudeta Partai Demokrat, Surat AHY Belum Dibalas Presiden Jokowi

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyurati Presiden Joko Widodo meminta klarifikasi.

Editor: Ilham Yafiz
Tangkapan layar Youtube kompas tv
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kisruh kudeta Partai Demokrat yang diduga oleh orang dalam pemerintahan hingga kini masih bergulir.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyurati Presiden Joko Widodo meminta klarifikasi.

Hingga kini DPP Partai Demokrat belum menerima surat balasan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta klarifikasi dugaan keterlibatan pejabat tinggi pemerintah untuk merebut paksa kepemimpinan Partai Demokrat.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, dalam diskusi virtual bertajuk 'Politik Belah Bambu Menyasar Partai Demokrat', Selasa (2/2/2021).

"Yang pasti balasannya belum, saat ini kita belum menerima balasannya," kata Herzaky.

Herzaky memastikan bahwa surat yang dikirimkan tersebut sudah dibaca Presiden Jokowi.

Namun, memang hingga kini belum ada balasan dan respons dari Jokowi soal adanya dugaan keterlibatan pejabat di lingkaran kekuasaan dalam 'gerakan kudeta' tersebut.

"Kalau surat ke Pak Jokowi saat ini kami sudah mengetahui beliau sudah baca. Kemarin kami diinformasikan sore menjelang malam bahwa beliau sudah baca," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, ada upaya gerakan politik inkonstitusional untuk mengkudeta posisi Ketua Umum Partai Demokrat dari tangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY menyebut, gerakan itu terdiri dari terdiri dari kader yang saat ini masih aktif di partai, mantan kader dan non-kader.

Seorang yang non-kader partai disebutnya sebagai pejabat tinggi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Atas dasar itu, AHY telah bersurat secara resmi kepada Presiden Jokowi untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi terkait keterlibatan pejabat negara dalam gerakan politik inkonstitusional itu.

"Tadi pagi, saya telah mengirimkan surat secara resmi kepada Yang Terhormat Bapak Presiden Joko Widodo untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari beliau terkait kebenaran berita yang kami dapatkan ini," ujar AHY dalam konferensi pers, Senin (2/2/2021).

Baca juga: Herzaky Ungkap Misi Moeldoko Ingin Ambil Alih Kepemimpinan Demokrat: Pencapresan 2024

Baca juga: Demokrat Riau Solid, Asri Auzar Cs Siap Terdepan Melawan Siapapun yang Mengganggu AHY dan Demokrat

Baca juga: Disebut-sebut Terlibat Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko Angkat Suara, Jadi Ceritanya Begini

Pengamat: Lebih Elok Jika Jokowi Undang AHY ke Istana

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved