Breaking News:

Kepulauan Meranti

Tak Pandai Bersyukur, Sudah PNS Namun Masih Mau jadi Kurir Narkoba Akhirnya Penjara Tempat Tafakur

Oknum PNS Kepulauan Meranti IWY alias Y tertangkap tangan sebagai kurir narkoba saat akan bertransaksi di TKP jalan Siak Sri Indrapura.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: CandraDani
Istimewa/HO
Foto: Terduga pelaku yang diamankan berinisial IWY alias Y (36) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI -  Satresnarkoba Polres Meranti berhasil menangkap satu orang pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu.

Terduga pelaku yang diamankan berinisial IWY alias Y (36) laki-laki bekerja sebagai PNS, warga Desa Banglas Barat Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Pengungkapan kasus Narkotika jenis sabu-sabu ini dibenarkan oleh Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK kepada Wartawan, Selasa (2/2/2021) siang.

Kapolres Meranti juga menyampaikan kronologis ditangkapnya pelaku di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di jalan Siak Sri Indrapura, Kelurahan Selatpanjang Barat pada Jumat (29/01/2021) sekitar pukul 19:00 WIB.

Baca juga: Oknum Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kg,Sampai Mana Proses Hukum Kompol IZ?Ini Info dari Kejati Riau

Baca juga: Penjual Kartu Prabayar Punya Data 250 Ribu NIK KTP, Polisi Heran Kok Bisa Pelaku Mendapatkannya

Dijelaskan Kapolres berdasarkan hasil penyelidikan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Meranti yang mana diketahui bahwa pelaku (IWY alias Y ) akan melakukan transaksi Narkotika jenis sabu-sabu di sekitaran jalan Siak Sri Indrapura, Kelurahan Selatpanjang Barat.

Dibeberkan Kapolres, pada saat itu pelaku terlihat duduk di atas sepeda motornya sedang menunggu seseorang pembeli.

Disaat yang tepat, tim langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku dan ditemukan barang bukti berupa satu paket diduga narkotika jenis sabu-sabu yang terbungkus didalam plastik klep warna bening yang sengaja dibuang pelaku dibawah injakan kaki sepeda motornya.

Baca juga: Jangan Bertetangga Dengan Keluarga Ini Jika Tak Ingin Kehilangan Dompet, Kerap Beraksi Di Surabaya

Baca juga: Buruh Kalap Tusuk Pelajar dengan Arit, Setelah Berdarah-darah Ternyata Salah Orang

Di TKP, terduga pelaku langsung diinterogasi dimana yanh bersangkutan mengaku mendapatkan diduga narkotika jenis sabu-sabu tersebut untuk dijual dari seseorang bernama R.

Selanjutnya, tim melakukan undercover pemancingan terhadap (R) supaya mengantarkan lagi barang berupa narkotika tersebut yang lebih banyak untuk dijual oleh pelaku.

"Terduga Pelaku yang pertama kita tangkap mengambilnya sabu-sabu tersebut di jalan Perumbi Jawa, desa Alahair Timur. Anggota melakukan undercover di tempat yang sebelumnya pelaku menerima BB tersebut, namun terduga pelaku R (DPO) ini curiga dan melarikan diri," terang Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK.

Sebelumnya pelaku DPO (R) sudah berjanji ingin mengantarkan Sabu-sabu tersebut, namun pada saat ingin sampai di lokasi yang dijanjikan, pelaku merasa curiga dan langsung melarikan diri dengan sepeda motor yang digunakannya dengan membawa sabu-sabu yang akan diserahkan kepada pelaku pertama.

Baca juga: Kisruh Kudeta Partai Demokrat, Surat AHY Belum Dibalas Presiden Jokowi

Baca juga: Fasilitas Penunjang PBM Tatap Muka di Sekolah untuk Terapkan Protokol Kesehatan Belum Lengkap

"Pelaku (R) dan anggota terjadi kejar-kejaran dengan mengunakan sepeda motor kearah Desa Sesap. Namun pelaku tidak dapat ditemukan dan anggota hanya menemukan sepeda motor miliknya yang sengaja ditinggalkan, dan diperkirakan terduga pelaku telah melarikan diri kedalam kebun karet milik warga," jelas Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK.

Ditambahkan Kapolres kalau anggota sempat melakukan pencarian didalam kebun karet untuk mencari terduga pelaku (R), namun pelaku tidak ditemukan sehingga terduga pelaku pertama bersama Barang Bukti dibawa ke Mapolres Meranti guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

"Terduga Pelaku sebagai kurir atau perantara jual beli, dan Barang Bukti sabu-sabu tersebut didapatkan dari DPO (R) ," ungkap Kapolres.

Adapun Barang Bukti (BB) yang diamankan Tim dari Satnarkoba Polres Meranti yakni, 1 paket sedang diduga Narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus plastik klep warna bening dengan berat kotor 0.31 Gram, 1 unit HP Merk Vivo Warna Biru, dan 1 unit sepeda motor Yamaha Merk Lexy Warna biru dongker. (tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved