Breaking News:

Sengketa Pilkada di MK

BREAKING NEWS : Suyatno Cabut Gugatan di MK, KPU Batal Berikan Keterangan, Sengketa Pilkada Serentak

Sengketa Pilkada Serentak 2020 khususnya sengketa Pilkada Rohil memasuki babak baru, karena satu di antara penggugat yakni Suyatno mencabut gugatan

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Mahkamah Konstitusi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sengketa Pilkada Serentak 2020 khususnya sengketa Pilkada Rohil memasuki babak baru, karena satu di antara penggugat yakni Suyatno mencabut gugatan di MK.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rokan Hilir yang menjadi pihak tergugat di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Perselisihan Hasil Pilkada (PHP), mengakui penggugatnya mencabut laporannya di MK Kamis (4/2/2021).

Dengan demikian proses untuk sidang berikutnya tidak ada lagi dan tinggal penetapan dari Mahkamah Konstitusi, KPU Rohil juga tidak jadi memberikan keterangan di MK pada agenda sidang yang direncanakan Kamis siang tersebut.

"Iya benar penggugat mencabut gugatannya,"ujar Ketua KPU Rohil Supriyanto kepada tribunpekanbaru.com Kamis (4/2/2021).

Sebagaimana diketahui sebelumnya menurut Supriyanto pihaknya sudah siapkan jawaban atas gugatan yang disampaikan pemohon.

Begitu juga dengan alat bukti sudah disiapkan KPU Rokan Hilir, hanya sjaa tidak jadi disampaikan di persidangan pemeriksaan tersebut.

Sebagaimana diketahui pada sidang pemeriksaan pendahuluan sebelumnya, kuasa hukum penggugat juga sempat dipertanyakan hakim MK terkait usulan berkas gugatan yang dinilai terlambat ke MK.

Pada saat itu Hakim MK mempertanyakan surat gugatan baru masuk 20 Desember 2020, padahal seharusnya paling lambat tiga hari setelah penetapan KPU di daerah yang ditetapkan pada 16 Desember 2020.(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved