Breaking News:

Inhil

Pertanyakan Penertiban PKL, Mahasiswa Minta Bupati Inhil Riau untuk Mundur

Mahasiswa yang tergabung dalam GMNI ini meminta Bupati Inhil HM Wardan untuk mundur dari jabatannya karena telah menindas rakyat kecil (PKL).

Tribunpekanbaru.com/T Muhammad
Belasan orang mahasiswa dari organisasi GMNI Kabupaten Inhil melakukan demo terkait penertiban PKL di depan Kantor Bupati Inhil, Kamis (4/2) sekitar pukul 10.30 WIB. 

“Kita sama – sama ingin Inhil ini indah, ekonomi masyarakat naik, Kamtibmas kita terjaga. Saya bangga dengan adik-adik mahasiswa yang mendukung PKL, tapi itu semua ada aturannya,” ucap Alek kepada massa mahasiswa.

Alek menambahkan, sebelumnya APKL Inhil sudah mengundang mahasiswa GMNI dan organisasi masyarakat (Ormas) lainya membahas penertiban PKL.

Pada intinya, Alek juga mendukung membahas permasalahan Perda untuk mewujudkan Inhil lebih indah dan meminta kepada petugas untuk membahas permasalahan Perda ini.

Judi Makin Menjadi-jadi, Sehari Polres Inhil Ungkap 3 Kasus di Wilayah Berbeda

Jalan dan Jembatan Rusak Parah, Warga Pulau Kijang Inhil Butuh Pelabuhan Roro, Ini Alasannya

“Sekarang ini yang kalian tekankan adalah Perda, ya tetap bahas Perda. Kalau memang mau meminta untuk membahas permasalahan Perda, ayo kita sama-sama turun ke jalan. Tidak ada disini masalah PKL, semua kebijakan saya kembalikan kepada yang berwenang," pungkas Alek mengakhiri.

Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan sangat menyayangkan aksi demo yang diketahui tidak memiliki izin tersebut.
Namun Kapolres Inhil tetap mengamankan aksi dengan menurunkan personilnya.

“Demo mahasiswa hari ini tak kantongi izin. Aksi ini tentu saja berpotensi melanggar protokol kesehatan. Tapi kita tetap menurunkan personil kita untuk menjaga aksi,” pungkasnya singkat.(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved