Breaking News:

Kaget, Remaja Ini Tak Tahu Dunia sedang Pandemi Covid-19, Ia Juga Tak Tahu Sudah 2 Kali Terinfeksi

Kaget. Remaja ini tak tahu dunia sedang pandemi virus corona. Ia juga tak sadar sudah dua kali terinfeksi. Kok bisa. Ternyata ini yang terjadi

Weixin via SCMP
(ilustrasi) Kaget, Remaja Ini Tak Tahu Dunia sedang Pandemi Covid-19, Ia Juga Tak Tahu Sudah 2 Kali Terinfeksi 

Petunjuk Asal Usul Virus Corona

Badan Kesehatan Dunia ( WHO) yang menyelidiki petunjuk asal-usul virus corona di Wuhan, China, memperingatkan bahwa hasilnya tidak akan langsung didapat.

"Saya terus mengatakan bahwa kita perlu realistis, misi singkat seperti ini tidak akan langsung mendapatkan jawaban, tapi akan membantu kita memahami #virusorigin # wuhan," ujar Hung Nguyen-Viet, wakil ketua Program Kesehatan Hewan dan Manusia dari International Livestock Research Institute di Nairobi, Kenya, pada Kamis (4/2/2021) di Twitter.

Melansir Associated Press (AP) pada Kamis (4/2/2021), ahli zoologi dan anggota tim Peter Daszak sebelumnya telah memuji pertemuan pada Rabu (3/2/2021) dengan stafnya di Institut Virologi Wuhan (WIV).

Hadir di sana, antaranya yaitu Wakil Direktur Shi Zhengli, seorang ahli virologi yang pernah bekerja dengan Daszak untuk melacak asal-usul SARS yang berasal dari China dan menyebabkan wabah 2003.

"Pertemuan yang sangat penting hari ini dengan staf di WIV termasuk Shi Zhengli berlangsung denga terus terang, diskusi terbuka. Kunci pertanyaan ditanyakan dan dijawab," kata Daszak.

Rekaman Rahasia Bocor, China Bungkam Tenaga Medis yang Bicara Soal Bahaya Virus Corona

Tak Ada Habis-habisnya, Amerika Serikat kembali Singgung China soal Asal-usul Virus Corona

Institut Virologi Wuhan telah mengumpulkan sampel virus corona yang ekstensif, yang justru mendorong tuduhan yang tidak terbukti, bahwa itu menyababkan wabah asli virus corona bocor ke komunitas sekitar.

Sementara itu, China telah membantah keras kemungkinan itu dan mendorong teori yang tidak terbukti bahwa Covid-19 mungkin berasal dari tempat lain.

Bersama dengan institut tersebut, tim WHO yang terdiri dari para ahli dari 10 negara telah mengunjungi rumah sakit, institut penelitian, pasar tradisional yang terkait dengan wabah dan situs lain.

Juru bicara Komisi Kesehatan Nasional China, Mi Feng, mengatakan kepada wartawan dalam briefing pada Kamis (4/2/2021) bahwa anggota tim telah bertemu dengan peneliti dan manajemen institut, para ahli, vendor, penduduk dan perwakilan media, juru bicara Komisi Kesehatan Nasional China.

Halaman
1234
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved