Breaking News:

Sengketa Pilkada Serentak 2020 di Riau, PKB Yakin Dua Jagoannya Bisa Menang di MK

Mahkamah Konstitusi akan segera membacakan putusan ketetapan apakah lanjut atau tidaknya proses gugatan Perselisihan Hasil Pilkada

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Mahkamah Konstitusi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mahkamah Konstitusi akan segera membacakan putusan ketetapan apakah lanjut atau tidaknya proses gugatan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) di Mahkamah Konstitusi.

Partai pengusung terus mengawal jagoan mereka menjalani sidang di Mahkamah Konstitusi .

Termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Riau, dimana ada dua jagoan mereka yang ikut menggugat hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi tersebut.

Hal ini dikatakan Sekretaris DPW PKB Riau, Ade Agus Hartanto, pihaknya saat ini terus mengawal perkembangan persidangan di Mahkamah Konstitusi terkait perselisihan hasil Pilkada di Indragiri Hulu dan Rokan Hulu.

Dua pasangan tersebut merupakan kader PKB yakni dari Rohul ada Hafith Syukri sebagai Ketua PKB Rohul dan Yogi Susilo kader PKB di Indragiri Hulu.

"Saat ini kan sudah ada jawaban dari KPU kita saksikan bersama.

Nah, kita optimis Mahkamah Konstitusi mengabulkan semua tuntutan dari pasangan nomor 5 Ridho di Inhu, yang salah satu tuntutannya adalah diskualifikasi pasangan nomor 2 Rajut, karena bukti yang kuat,"ujar Ade Agus Hartanto.

Tidak hanya itu, menurut anggota DPRD Riau Komisi I ini, optimisme tersebut terbangun cukup kuat, karena 5 orang kades dan kepala dinas yang terbukti mendukung pasangan Rajut, sudah divonis.

"Ini meyakinkan bahwa terjadi pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif,"jelas Ade.

Hal yang sama juga optimis kepada pasangan Hafith Syukri - Erizal di Pilkada Rohul yang menginginkan agar Mahkamah Konstitusi mendiskualifikasi pasangan Sukiman - Indra Gunawan.

"Jadi Insa Allah kami masih optimis. Kita harap Mahkamah Konstitusi akan memutuskan seadil - adilnya,"ujar Ade Agus.

Sebagaimana diketahui untuk sidang berikutnya diagendakan 14 dan 15 Februari mendatang dengan agenda pembacaan putusan ketetapan oleh Hakim Mahkamah Konstitusi.(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved