Breaking News:

Semburan Gas di Pekanbaru

Tidak Tontonan Umum, Polisi Tutup Akses Jalan 500 Meter Dari Titik Semburan Gas di Pekanbaru

Penutupan di depan jalan masuk itu jarak atau radiusnya sekitar 500 meter dari titik semburan.

TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
Semburan gas di Pekanbaru tepatnya di lokasi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ihsan di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru 

Hingga Jumat pagi semburan gas masih terjadi hingga perkiraan 10 meter, sedangkan dinihari Jumat itu mencapai semburan 30 meter.

Pengurus pondok pesantren Hasyim mengatakan pihaknya sudah mengungsikan seluruh perlengkapan di pondok pesantren tersebut.

"Santri sudah diungsikan ke Kubang dan aktivitas di sini dan dibantu TNI dan Kepolisian,"ujar Hasyim.

Pantauan tribunpekanbaru.com juga terlihat Jumat pagi sejumlah pejabat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta pejabat dari Pemko Pekanbaru dan Pemprov.

Perusahaan Sebut Gas Tidak Membahayakan

Pihak Perusahaan Gas Energi Mega Persada (EMP) Bentu yang melakukan pengecekan ke lokasi semburan gas Jumat (5/2/2020) pagi langsung mengecek keberadaan gas yang menyembur di Tenayanraya tersebut.

Dari hasil deteksi yang mereka lakukan disimpulkan sementara gas yang menyembur dari sumur bor tersebut tidak mengandung gas beracun.

Perwakilan dari EMP Bentu M Irvan yang datang bersama timnya mengatakan setelah dicek melalui alat yang mereka bawa ternyata gas yang keluar tidak membahayakan.

"Tidak mengandung racun dan aman,"ujar M Irvan.

Mereka juga meluruskan adanya dugaan pipa gas mereka yang bocor, karena wilayah operasi pipa mereka berjarak 180 meter dari lokasi semburan gas tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved