Breaking News:

Kepulauan Meranti

Meranti Riau yang Punya Sagu Namun Negeri Jiran Malaysia yang Punya Nama

Sagu Meranti banyak diekspor langsung ke Malaysia dalam bentuk sagu basah. Di sana diolah menjadi food industry dengan kemasan yang menarik dan enak

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/ist
Sagu Kepulauan Meranti 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan Nasir Msi meminta pemerintah pusat fokus dan serius mendorong pengembangan komoditi sagu menjadi food industry sagu sehingga pasar produk berbahan sagu semakin luas.

Permintaan itu disampaikan Irwan saat menjadi narasumber pada focus group discussion (FGD) Akselerasi Peningkatan Tiga Kali Lipat Ekspor Komoditi Sagu serta Produk Turunannya yang digelar oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) di Jakarta.

FGD ini dipimpin Sekretaris Dirjen Perkebunan Antarjo Dikin dan dihadiri Direktur Pengolahan Pemasaran Perkebunan Ditjen Perkebunan Dedi Junaidi, pejabat dari Kementerian Perdagangan, pakar sagu Prof Bintoro, sejumlah pengusaha food industry, serta beberapa pejabat dari daerah penghasil yakni Papua dan Sulawesi Selatan.

Bupati Meranti mendampingi Kepala Bappeda Makmun Murod, Kadis Perkebunan dan Hortikultura Tengku Efendi, dan Kabag Humas dan Protokoler Rudi Hasan.

TELAN Kerugian hingga Miliaran Selama Pandemi,Nestapa Petani Sagu di Kabupaten Termuda di Riau

Sharing Teknologi dan Perluas Pasar Sagu Meranti,Bupati Irwan Gagas Kerjasama dengan PT BAA di Babel

Foto: Bupati Irwan melakukan presentasi ke sejumlah pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Sekretariat HKTI Menteng, Jakarta Pusat.
Foto: Bupati Irwan melakukan presentasi ke sejumlah pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Sekretariat HKTI Menteng, Jakarta Pusat. (Istimewa)

"Hampir seluruh sagu yang diekspor berasal dari Meranti. Khusus dari Meranti banyak diekspor langsung ke Malaysia dalam bentuk sagu basah. Di sana diolah menjadi food industry dengan kemasan yang menarik dan rasa yang enak," ungkap Bupati.

Kondisi ini terjadi dikatakan Irwan karena pengembangan food industry di Malaysia lebih maju.

Bahkan mereka mengekspor kembali dengan nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi.

"Jika di Papua ada anggapan sagu punya Papua tapi Meranti punya nama. Namun kami di Meranti malah ada anggapan Meranti punya sagu Malaysia punya nama," ungkap Irwan.

Untuk itulah Irwan berharap pelaku usaha food industry di tanah air lebih banyak menggunakan sagu sebagai salah satu bahan baku produk.

Dia mencontohkan banyak produk turunan yang sudah dikeluarkan pelaku industri kecil berbasis sagu di Meranti seperti mie sagu, beras analog sagu, dan gula sagu.

Video: Gali Potensi PAP, UPT Selatpanjang Sisir Kilang Sagu, Terungkap Pabrik Tidak Ada Water Meter

TELAN Kerugian hingga Miliaran Selama Pandemi,Nestapa Petani Sagu di Kabupaten Termuda di Riau

Beragam turunan makanan yang diolah dari bahan dasar sagu disajikan dalam ajang festival pangan lokal dengan tema sagu riau menyapa dunia, di Gor Tribunana Pekanbaru, Selasa (27/8/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY).
Beragam turunan makanan yang diolah dari bahan dasar sagu disajikan dalam ajang festival pangan lokal dengan tema sagu riau menyapa dunia, di Gor Tribunana Pekanbaru, Selasa (27/8/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)
Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved