Breaking News:

Semburan Gas dan Lumpur di Pekanbaru Akan Ditangani Tim Teknis, Kaji dan Teliti Dampaknya ke Depan

Tim gabungan dikerahkan ke lokasi semburan gas dan lumpur yang ada di komplek pondok pesantren (Ponpes) Al Ihsan, Tenayan raya Pekanbaru

Penulis: Rizky Armanda | Editor: M Iqbal
TribunPekanbaru/RizkyArmanda
Kondisi terkini semburan material lumpur dari lobang bekas sumur bor di komplek Ponpes Al Ihsan masih deras, Sabtu (6/2/2021) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim yang terdiri dari puluhan personel gabungan dari berbagai instansi dikerahkan ke lokasi semburan gas dan lumpur yang ada di komplek pondok pesantren (Ponpes) Al Ihsan, di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Mereka terdiri dari personel TNI, Polri, BPBD Kota Pekanbaru, Basarnas, dan lain-lain.

Mereka bertugas memantau aktivitas semburan gas dan lumpur yang masih terjadi hingga memasuki hari ketiga, pada Sabtu (6/2/2021) ini.

Para personel juga bertugas mengamankan kawasan itu, guna memastikan tidak ada masyarakat yang mendekat.

Selain itu mereka juga harus siap jika sewaktu-waktu diperlukan dalam proses evakuasi.

Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Zarman Candra menjelaskan, titik semburan gas dan lumpur ini, terbilang jauh dari pemukiman penduduk.

"Pantauan sudah kita koordinasikan dengan BPBD Provinsi Riau, Dinas ESDM Riau. Saat ini masih dikaji dan diteliti, dampaknya ke depan seperti apa dan apa yang harus kita persiapkan nanti," jelasnya saat diwawancarai di lokasi.

Disinggung soal kemiripan gejala alam ini dengan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur, Zamran menyatakan, itu sepenuhnya akan dikaji mendalam oleh tim teknis.

"Kita serahkan kepada tim teknis, tim ahli. Dari PT Kalila pun lagi memantau situasi dari gejala alam yang ditimbulkan di lokasi saat ini," ucapnya.

Zamran menuturkan, sampai saat ini belum ada wacana untuk mengungsikan masyarakat sekitar lokasi. Mengingat jaraknya juga masih cukup jauh dengan pemukiman warga.

Kendati begitu dipaparkannya, tim gabungan terus akan memantau kondisi terkini dan perkembangan yang ada di lokasi.

"Kami standby-kan personel untuk memantau setiap hari. Para santri sudah dievakuasi semua. Aktivitas para santri dan keselamatannya tidak sampai terganggu," bebernya.

Semburan lumpur dan berbagai material lainnya dari lobang bekas galian sumur bor di komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ihsan, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, masih deras.

Sebelum mengeluarkan material lumpur, dari lobang itu menyembur gas dengan tekanan tinggi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved