Breaking News:

Derita Kerugian Ratusan Juta Akibat Kebakaran,Pimpinan Ponpes QHI Rohul Tetap Bersyukur, Kenapa?

7 ruangan santri milik Pondok Pesantren Quranic Healing Indonesia (QHI) terbakar, namun pimpinan ponpes tetap bersyukur karena tidak ada korban jiwa

Penulis: Syahrul
Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Api membakar sejumlah ruangan di Ponpes Rehabilitasi Quranic Healing Indonesia di Ujung Batu, Kabupaten Rohul, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Meski menderita kerugian ratusan juta akibat 7 ruangan santri milik Pondok Pesantren Quranic Healing Indonesia (QHI) terbakar, pimpinan ponpes tetap bersyukur.

Pasalnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Sebelumnya, pondok pesantren yang ada di Dusun Bukit Raya Lintam, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu rata akibat kebakaran pada Senin (8/2/2021) dini hari.

Seorang saksi mata kebakaran tersebut bernama Sumardi (45) mengatakan, kebakaran diketahui kala seorang santriwati memberitahukan adanya kobaran api.

Api menjalar dari ruang penyimpanan pakaian santri.

Sumardi yang diketahui sebagai penjaga ponpes tersebut langsung membangunkan seluruh santri untuk segera mencari perlindungan dan keluar dari kamar masing-masing.

Usai mengevakuasi warga pesantren, Sumardi langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran yang datang dengan armada gabungan dari Ujung Batu, Pasirpangaraian dan mobil air Syuhada.

Kondisi Ponpes Rehabilitasi Quranic Healing Indonesia di Ujung Batu, Rokan Hulu, Riau usai kebakaran.
Kondisi Ponpes Rehabilitasi Quranic Healing Indonesia di Ujung Batu, Rokan Hulu, Riau usai kebakaran. (istimewa)

Sekira pukul 05.15 pagi, api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan bersama sejumlah warga pesantren dan masyarakat sekitar.

Akibat kejadian tersebut, pihak Ponpes QHI diperkirakan menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah atas ludesnya tujuh ruangan tersebut.

Pimpinan Ponpes QHI Kyai Andi Sidomulyo mengatakan, kebakaran membakar sejumlah ruangan santriwati itu sempat dihalau oleh petugas damkar sebelum akhirnya rata dengan tanah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved