Breaking News:

Kepulauan Meranti

Seminggu Jelang Akhir Jabatan Bupati Kepulauan Meranti, Ini yang Akan Dilakukan Irwan Nasir

Irwan Nasir tercatat menjadi Bupati defenitif pertama dan telah menjabat selama 2 periode sejak tahun 2010.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru/Teddy
Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir bersama anggota DPRD Kepulauan Meranti selepas rapat paripurna di Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti Senin (8/2/2021) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Tinggal menghitung hari Bupati Kepulauan Meranti akan mengakhiri jabatannya. Irwan Nasir tercatat menjadi Bupati defenitif pertama dan telah menjabat selama 2 periode sejak tahun 2010.

Banyak kesan yang telah menjadi memori Irwan selama menjabat.

Baik masa senang maupun sulit, suka dan duka telah mewarnai perjalanan panjang Iwan dalam mengemban tugas sebagai Bupati di kabupaten termuda di Provinsi Riau tersebut.

Dengan sepak terjangnya yang cukup banyak dalam berpolitik, lalu apa yang akan dilakukan oleh Irwan Nasir setelah menjabat?

Saat ditanya hal tersebut Irwan mengatakan ingin menikmati waktu purnanya untuk menikmati kebebasan sebagai orang biasa.

Unjuk Rasa di Kantor Bupati Kepulauan Meranti Ricuh, Ini Tuntutan yang Disampaikan

Hotspot di Riau Terpantau 9 Titik, Terbanyak di Meranti, Cuaca Riau Hari Ini Masih Berpotensi Hujan

Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir dan Kepala Bulog Budi Waseso (Buwas) hadir membahas masa depan sagu melalui talkshow sempena Pekan Sagu Nusantara 2020 di Graha Swala Kemenko Perekonomian RI Jakarta, 20 Oktober 2020.
Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir dan Kepala Bulog Budi Waseso (Buwas) hadir membahas masa depan sagu melalui talkshow sempena Pekan Sagu Nusantara 2020 di Graha Swala Kemenko Perekonomian RI Jakarta, 20 Oktober 2020. (istimewa)

"Saya ingin menjadi wisatawan, jadi saya ingin menikmati kebebasan. Dalam arti saya bisa jalan-jalan naik sepeda motor, naik sepeda duduk di kedai kopi," ujar Irwan sambil tertawa kecil saat diwawancara pada Senin (8/2/2021) selepas rapat Paripurna di Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti.

Dirinya juga mengatakan dalam 2 hingga 3 tahun ini tidak akan berkecimpung lagi di dunia politik.

"Sekali lagi saya ingin menikmati kebebasan. Karena pengalaman saya di politik itu jadi banyak musuh gitu. Jadi dulu waktu saya belum di politik itu semua kawan. Begitu saya terjun di politik kok jadi bagi dua gitu, banyak kawan banyak lawan juga," ujarnya.

Hal tersebut juga menjadi faktor pilihannya untuk tidak terjun ke Politik lagi untuk rentang waktu ke depan.

"Jadi saya berusaha untuk tidak punya lawan, oleh karena itu saya off dulu dari dunia politik," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved