Breaking News:

Bengkalis

Bengkalis Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla, Sepekan Terakhir 18 Hektare Lahan Terbakar

Status siaga darurat Karhutla nantinya akan berlaku sampai  31 Oktober mendatang, kemungkinan kondisi cuaca panas akan berlangsung cukup lama.

istimewa
Upaya pemadaman karhutla di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Dengan bermunculnya beberapa titik api di Bengkalis sejak sepekan terakhir, pemerintah Bengkalis akan menetapkan status siaga Darurat Karhutla mulai hari ini.

Penetapan status ini sesuai dengan arahan Menkopolhukam pada rapat telekomfren yang dilakukan kemarin.

Hal ini diungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis Tajul Mudarris kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (10/2) siang. 

Menurut dia di Riau ada empat kabupaten kota yang diminta segera meningkatkan status menjadi siaga, satu diantaranya termasuk Bengkalis.

"Ada empat kabupaten kota yang diarahkan meningkatkan status menjadi siaga darurat Karhutla, diantaranya Bengkalis, Rohil Siak dan Dumai. Saat ini kita sedang proses peningkatan status menjadi siaga darurat Karhutla, target sore ini sudah berstatus siaga," terang Tajul.

Bersihkan Lahan Lalu Ditinggal Nonton Tv,Pria Ini Picu Karhutla di Meranti,Segini Luas yang Terbakar

Kuras Tenaga, Jalan Kaki 2 Jam hingga Kelelahan ke Lokasi Karhutla di Bengkalis,Ini Kendala Petugas

Karhutla di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, kabupaten Bengkalis, Riau.
Karhutla di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, kabupaten Bengkalis, Riau. (istimewa)

Menurut dia, status siaga darurat Karhutla nantinya akan berlaku sampai  31 Oktober mendatang.

Hal ini mengingat kemungkinan kondisi cuaca panas akan berlangsung cukup lama.

Tajul mengatakan Karhutla di Bengkalis sepanjang tahun 2021 ini sudah membakar sebanyak 18 hektare lahan.

Karhutla terjadi di beberapa titik, diantaranya di Kecamatan Rupat, Bandar Laksamana, Bantan dan Bengkalis.

"Saat ada dua titik yang petugas masih lakukan pendingan dan Pemadaman, diantaranya di Kecamatan Bandar Laksamana dan Bantan. Sedangkan dua titik lagi sudah padam, untuk Rupat sore kemarin sudah berhasil dipadamkan," terang Tajul.

Untuk kecamatan Bandar Laksamana, api sudah membakar lahan hampir 13 hektare, namun api sudah padam, tinggal upaya pendinginan.

Sedangkan di Kecamatan Bantan masih ada api sekarang masih dilakukan tindakan pemadaman.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved