Breaking News:

Berita Riau

Sebanyak 2 Ribu Orang di Riau Sudah Jalani Vaksinasi Tahap ke II, Agar Antibodi Maksimal

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Riau, dr Indra Yovi seseorang yang dua kali divaksin ini terkena Covid-19, itu resikonya sangat rendah dan ringan.

tribunpekanbaru/fernando
Vaksinasi massal covid-19 berpusat di RSD Kota Pekanbaru, Minggu (7/2/2020). 

"Resiko itu tetap ada, makanya semua yang sudah divaksin harus tetap pakai masker, tetap rajin mencuci tangan dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan," ujarnya.Y

Yovi menegaskan, untuk vaksin Sinovac memang dilakukan dalam dua tahap.

Vaksinasi Covid-19 di Riau, Kadis Kesehatan Tak Rasakan Apa-apa Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Warga Takut Divaksin, Sekda Rohul Yakinkan Warga Vaksin Covid-19 Aman, Vaksinasi Covid-19 di Riau

Setelah dosis pertama disuntikkan, maka 14 hari setelah itu wajib disuntikkan kembali untuk dosis kedua.

Jika seseorang hanya melakukan vaksinasi pada tahap pertama saja, dan tidak lagi melakukan vaksinasi di tahap kedua setelah 14 hari, maka vaksinasi yang dilakukan ditahap pertama dianggap sia-sia.

"Tidak bisa sekali saja, harus dua kali, kalau cuma satu tidak berguna jadinya, jadi harus dua kali untuk menciptakan antibodi didalam tubuh, sehingga kekebalanya bisa maksimal," katanya.

Selain itu, jeda waktu antara vaksin pertama dengan kedua, juga tidak boleh lebih dari 14 hari.

Untuk itu, pihaknya berharap agar semua Nakes yang sudah divaksin tahap pertama agar bisa kembali melakukan vaksinasi ditahap kedua setelah 14 hari.

"Tidak boleh lebih dari 14 hari, harus pas 14 hari setelah vaksin pertama dengan vaksin yang kedua," ujarnya.

Satgas Covid-19 Riau berharap, dengan sudah dilaksanakan penyuntikan vaksin tahap ke II, bisa menekan angka Covid-19 yang belakangan ini trennya masih tinggi.

"Kalau di bulan Februari atau maret itu semua Nakes sudah divaksin, kita bisa lihat mudah-mudahan di bulan maret dan april itu tidak lagi ada Nakes yang terpapar Covid-19. Kalau ini terjadi, maka ini akan menjadi pembuktian dari vaksin ini," katanya.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved