Breaking News:

Pilkada di Riau 2020

Ssst Ada Bocoran, Hanya Dua Sengketa Pilkada dari Riau Lanjut di MK,Daerah Mana Saja ?

Diyakini hanya dua daerah yang sengketa Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) dari Riau yang lanjut untuk bersidang di Mahkamah Konstitusi (MK)

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nurul Qomariah
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta Pusat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berdasarkan kelayakan dan kepatutan sesuai dengan fakta persidangan sebelumnya, diyakini hanya dua daerah yang sengketa Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) dari Riau yang lanjut untuk bersidang di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sementara tiga daerah lagi diyakini akan diputuskan MK untuk tidak lanjut, ini berdasarkan fakta yang muncul saat persidangan. Ini juga merupakan bocoran dari KPU yang dihimpun Tribunpekanbaru.com .

Sebagaimana diketahui Rokan hilir dipastikan tidak akan lanjut karena gugatan dicabut sehingga dipastikan gugur.

Selanjutnya Kabupaten Meranti juga diprediksi tidak akan lanjut tahapan sidang berikutnya, pasalnya lewat waktu pelaporan atau usulan perkara di MK.

Sedangkan Kuantan Singingi sebagaimana fakta dalam persidangan juga berat untuk lanjut, apalagi batas persentase jarak suara tidak masuk.

Karena jarak suara pemenang dengan penggugat, namun jangka waktu memenuhi syarat.

Sementara dua daerah yang diprediksi akan lanjut perkaranya di MK yakni Indragiri Hulu dan Rokan Hulu.

Alasannya dari segi persentase jarak suara memenuhi syarat, begitu juga jangka waktu memenuhi syarat untuk pengusulan gugatan memenuhi syarat.

Untuk diketahui, Mahkamah Konstitusi akan segera menggelar sidang berikutnya untuk menetapkan gugatan bisa lanjut atau ditolak.

Di mana agenda berikutnya pembacaan putusan dijadwalkan pekan depan 14 dan 15 Februari 2021.

"Sidang berikutnya tunggu panggilan dari MK, diperkirakan dipanggil sekitar 13 Februari 2021, masih ikut sidang pembacaan putusan 14 dan 15 Februari 2021,"ujar Komisioner KPU Riau Divisi Hukum dan Pengawasan Firdaus kepada Tribunpekanbaru.com Rabu (10/2/2021).

Firdaus menambahkan, bila pada tanggal14 atau 15 Februari 2021, tidak dapat panggilan sidang pembacaan putusan atau ketetapan.

Maka bisa dipastikan lanjut sidang pemeriksaan dan pembuktian.

"Sidang untuk pemeriksaan dan pembuktian akan digelar 19 Februari hingga 5 Maret 2021, bagi yang masih lanjut,"ujar Firdaus.

Sedangkan untuk Kabupaten Rokan Hilir, meskipun gugatan sudah dicabut pemohon, namun menurut Firdaus tetap akan hadir pada sidang berikutnya pembacaan putusan ketetapan.

"Setelah ditetapkan tidak lanjut pada sidang pembacaan putusan ketetapan ini maka berikutnya KPU menindaklanjuti putusan MK tersebut,"ujar Firdaus.

Untuk diketahui empat daerah Kabupaten dari Riau masih bertarung di MK, setelah satu daerah dari sebelumnya lima mencabut gugatannya.

Empat daerah ini Indragiri Hulu, Meranti, Rokan Hulu dan Kuantan Singingi. Semua penggugat masih yakin bisa menang di sidang MK tersebut.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved