Breaking News:

Penemuan Mayat di Dumai

Tiga Hari Hilang Kontak Pamit Ngantar Lamaran Kerja,Ayah Syok Iqbal Tewas,Penemuan Mayat di Dumai

Iqbal dinyatakan hilang kontak oleh keluarganya sejak Senin lalu. Ayah terkejut sang anak ditemukan tak bernyawa padahal pamit mau lamar kerja.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Nurul Qomariah
Ist
Warga RT 11 Kelurahaan Bintan Kecamatan Dumai Kota, dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki di salah satu kontrakan di Jalan Bintan Gang Damai, pada Rabu (10/2/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Penemuan mayat di Kota Dumai Riau masih jadi perbincangan warga RT 11 Kelurahaan Bintan, Kecamatan Dumai Kota,Rabu (10/2/2021).

Lokasi penemuan mayat laki-laki itu berada di sebuah kontrakan di Jalan Bintan Gang Damai.

Kejadian yang membuat geger warga setempat tersebut, terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Ternyata, identitas mayat yang berada di rumah kontarakan tersebut bernama Muhamad Iqbal Pratama, berusia 22 tahun.

Iqbal bukan penghuni kontrakan itu, dia tinggal di Jalan Simpang Tetap Kelurahan STDI Kecamatan Dumai Barat.

Berdasarkan penelusuran Tribunpekanbaru.com, di lokasi tempat kejadian, kontrakan papan yang diketahui dihuni oleh Opung Bunga telah diberi police line oleh pihak kepolisian.

Bukan hanya itu saja, ternyata korban bekerja sebagai satpam di RSUD Kota Dumai, dan dinyatakan hilang kontak oleh keluarganya sejak Senin (8/2/2021) lalu.

Ayah korban, Indra saat ditemui Tribunpekanbaru.com di RSUD Dumai mengatakan tak habis pikir anak sulungnya yang hilang kontak ditemukan tak bernyawa di kontrakan yang dihuni oleh Opung Bunga.

"Saya nggak menyangka anak sulung saya yang hilang kontak ditemukan tak bernyawa di rumah kawannya yang bernama opung itu," katanya, kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu.

Anak sulungnya terakhir kali pamit kepadanya untuk mengantar lamaran ke PT Semen Padang, bersama Opung, dan itulah hal terakhir ia berjumpa dengan anak sulungnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved