Breaking News:

Vaksinasi Covid-19 di Riau, 952 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 di Pelalawan, Disebut Ada Kendala

Program vaksinasi Covid-19 di Pelalawan Riau dilaksanakan hampir satu bulan untuk oleh tim Satgas Covid-19 melalui Dinas Kesehatan

Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir
vaksinasi Covid-19 di Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Program vaksinasi Covid-19 di Pelalawan Riau dilaksanakan hampir satu bulan untuk oleh tim Satgas Covid-19 melalui Dinas Kesehatan (Diskes).

Hingga saat ini total warga yang telah disuntik vaksin Sinovac mencapai 952 orang yang sebagian besar merupakan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bekerja di Fasilitas Kesehatan (Faskes) milik pemerintah.

Jumlah itu setara 53,48 persen dari target 1.780 orang pada vaksinasi tahap pertama ini.

Realisasi itu dinilai masih cukup rendah mengingat proses vaksinasi hampir satu bulan sejak dimulai 14 Januari lalu. 

"Kendala yang kita hadapi masih sama seperti sebelumnya yakni menunggu pemberitahuan melalui SMS dari BPJS.

Pengirimannya lamban," terang Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, Asril M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (10/02/2021).

Asril menerangkan, pemberitahuan melalui SMS itu merupakan sistem yang ditetapkan pemerintah pusat dalam program vaksinasi.

Setiap orang yang akan disuntikan vaksin Covid-19 harus terlebih dahulu mendapatkan pemberitahuan dari BPJS, barulah kemudian bisa diberikan vaksin.

Padahal banyak Nakes yang bersedia disuntik agar pencapaian tinggi, tetapi akan menyalahi sistem yang ada.

Ia merincikan, untuk penyuntikan vaksin dosis pertama mencapai 952 dengan rincian 20 dokter spesialis, 80 dokter umum, 228 perawat, 273 bidan, dan 351 tenaga penunjang lainnya.

Sedangkan untuk vaksinasi dosis kedua baru mencapai 475 orang dengan rincian dokter spesialis dua orang, 47 dokter umum, 103 perawat, 142 bidan, dan 181 tenaga penunjang lainnya. 

"Kita tentu mengikuti prosedur yang ada. Agar vaksinasi tetap lancar. Untuk stok vaksin, kita masih cukup," tandas Asril.

Juru bicara Satgas Covid-19 Pelalawan ini menyatakan, setiap hari masih terjadi penambahan kasus baru.

Sesuai dengan hasil tracing contac dari pasien lama yang terkonfirmasi positif.

Selain itu, sebagian besar pasien baru berasal dari pasien suspek Covid-19 yang telah dirawat sebelumnya. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved