Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Dua Ekor Gajah Berhasil Digiring Keluar Kebun Warga di Pelalawan

Gajah liar itu telah merusak kebun masyarakat dan menjadikannya sebagai makanan dalam satu bulan terakhir.

TRIBUNPEKANBARU.com - Dua ekor gajah liar yang sempat masuk ke kebun kelapa sawit milik warga Desa Kuala Terusan dan Desa Rantau Baru Kecamatan Pangkalan Kerinci akhirnya berhasil digiring ke luar oleh tim gabungan, Rabu (10/02/2021).

Gajah liar itu telah merusak kebun masyarakat dan menjadikannya sebagai makanan dalam satu bulan terakhir.

Tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), pemerintah dan masyarakat setempat berjibaku menggiring dua mamalia besar itu agar kembali ke hutan yang merupakan habitat aslinya.

"Kemarin upaya penggiringan berhasil mengarahkan gajah itu ke areal konservasi PT Langgam Inti Hibrindo. Jadi sudah keluar dari kebun warga Kuala Terusan dan Rantau Baru," beber Kepala Bidang Wilayah I BKSDA Riau, Andri Hansen Siregar, kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (10/02/2021).

Kemudian tim gabungan yang melibatkan perusahaan pemegang izin menghalau kembali gajah tersebut masuk ke areal PT Wahana yang berada di perbatasan Desa Penarikan dan Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam.

Kedua gajah jantan berusia dewasa dan remaja itu mendiami wilayah hutan yang ada di dalam perusahaan.

Posisi itu semakin dekat dengan hutan yang menjadi habitat aslinya yakni di Landscape Tesso Nilo.

BKSDA, kata Andri Hansen, meminta kedua perusahaan untuk aktif memantau pergerakan gajah liar itu agar tidak kembali lagi ke kebun warga seperti sebelumnya.

Bahkan diupayakan untuk digiring kembali ke hutan melalui perlintasan yang ada.

"Untuk posisi sekarang itu memang sudah aman. Pakannya banyak di situ. Gajah aman dan kebun warga juga tidak terganggu," bebernya.

Pihaknya mengimbau masyarakat pemilik kebun agar tetap berkoordinasi dan berkomunikasi jika gajah tersebut kembali lagi ke wilayah perkebunan atau perumahan penduduk. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved