Breaking News:

Tengku Buwang Asmara Menuju Pahlawan Nasional, Sudah Terpenuhi 3 Syarat

Pemkab Siak terus menggesa proses pengusulan Tengku Buwang Asmara yang bergelar Sultan Abdul Jalil Muzafarsyah menjadi pahlawan nasional.

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
istimewa
Makam Tengku Buwang Asmara, Sultan ke-2 Siak di kelurahan Sungai Mempura, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau. 

Perang tersebut dipicu karena perebutan pengaruh di Selat Malaka antara Kesultanan Siak dengan Belanda.

Dalam sejarahnya, pasukan Siak yang dipimpin Sultan Siak kedua bernama Muhammad Abdul Jalil Muzaffar Syah atau lebih dikenal Tengku Buwang Asmara berhasil memukul mundur pasukan Belanda.

Tengku Buwang Asmara menggunakan strategi lebih cerdik untuk mengalahkan Belanda. Tengku Buwang Asmara menduduki tahta Kesultanan Siak pada 1746 M - 1760 M.

Bangun Monumen

Untuk mengenang pergolakan heroik Tengku Buwang Asmara itu, Pemerintah Kabupaten Siak akan membangun monumen Perang Guntung di Kampung Selat Guntung, di Kecamatan Sabak Auh itu.

Kampung ini bakal menjadi destinasi wisata baru untuk menyejarahkan peristiwa Perang Guntung kepada generasi muda Siak dan wisatawan.

"Sejarah tentang Perang Guntung ini perlu kita angkat untuk memperkaya khasanah wisata sejarah kita," kata Asisten I Setdakab Siak L Budhi Yuwono.

Pihaknya bersama sejumlah pimpinan OPD dan jajaran sudah meninjau lokasi pembangunan monumen itu di kampung Selat Guntung.

Monumen itu akan dibangun di prasasti Perang Guntung yang telah ada di kampung itu.

"Di kawasan itu kan sudah ada prasastinya, tinggal kita kembangkan dan kita tata kembali agar menjadi destinasi wisata baru," kata dia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved