Breaking News:

Alasan Anggaran Terkendala Potong Bando, Anggota DPRD Pekanbaru: Serahkan ke Pihak Ketiga

Wakil rakyat di DPRD Pekanbaru, terus mendukung kinerja Satpol PP Pekanbaru, dalam penegakan Perda.

Termasuk halnya untuk pemotongan tiang bando.

Katanya, untuk pengerjaan pemotongan bando, membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai.

Termasuk persiapan yang matang dalam melakukan pekerjaan di lapangan.

Mulai dari peralatan, hingga anggaran yang diperlukan juga tidak sedikit.

Jika anggaran terpenuhi, pihaknya siap melakukan pekerjaan yang diamanatkan tersebut.

Anggaran sekarang dalam penyusunan DPA di BPKAD Pekanbaru.

"Ini kan tinggal teknis di lapangan saja. Kalau melulu menunggu anggaran, maka dikhawatirkan akan terkendala. Kalau anggarannya ada, itu bagus. Tapi kalau tidak, maka tidak jadi juga dipotong. Sementara keberadaan bando ilegal itu, sudah membuat banyak kalangan risau," terang Nurul Ikhsan yang juga anggota Komisi IV ini.

Sekadar gambaran, sepanjang tahun 2020 hingga awal tahun 2021 ini, baru lima bando ilegal yang dipotong.

Empat bando ditebang di depan Hotel Grand Elite Jalan Riau, di Jalan Tuanku Tambusai, milik pengusaha advertising yang menjadi tersangka kasus penebangan pohon, di Jalan Kaharuddin Nasution, tak jauh dari Kantor Camat Bukit Raya.

Satu bando lainnya di Jalan Soekarno Hatta, persis di depan Hotel Olgaria. (Tribunpekanbaru.com /Syafruddin Mirohi).  
 

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved