Breaking News:

Terancam Gulung Tikar? Pengusaha Mobil Bekas Khawatir Pajak Mobil Baru 0 Persen, Ini Keluhan Mereka

Ada kemungkinan akan berdampak terhadap turunnya harga mobil baru dengan pemberlakuan pajak 0 persen, sehingga pasar mobil bekas semakin berkurang

Kompas.com
Ilustrasi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rencana penerapan pajak mobil baru berlaku khusus untuk mobil di bawah 1.500 CC dengan kandungan lokal sampai 70 persen mulai Maret nanti, disambut dengan kekecewaan para pengusaha mobil bekas di Pekanbaru.

Pasalnya, ketika hal tersebut diberlakukan nantinya, ada kemungkinan akan berdampak terhadap turunnya harga mobil baru, sehingga pasar mobil bekas semakin berkurang.

Owner AZ Mobilindo Pekanbaru, Trihardiansyah mengatakan, hingga saat ini penjualan mobil bekas yang banyak diminati konsumen memang merupakan mobil dibawah 1.500 CC.

Jika aturan tersebut diberlakukan dan harga mobil baru semakin laris, penjualan mobil bekas tentunya akan terus berkurang.

Kondisi ini akan membuat para pengusaha mobil bekas semakin sulit memasarkan mobil.

"Kalau misalnya penjualan mobil tetap dengan harga saat ini, kemudian dikutangi dengan pajak atau tanpa pajak sama sekali, tentu konsumen lebih baik memilih mobil baru, toh sama harganya dengan mobil bekas,” ujar Tri.

“Kalau itu terjadi, pengusaha mobil bekas tentu bakal gukung tikar semua," keluhan Tri kepada Tribun, Jumat (12/2/2021).

Pemilik showroom yang berlokasi di Jalan Parit Indah Pekanbaru ini juga mengatakan, namun begitu, sampai saat ini belum jelas rincian aturan tersebut.

Karena biasanya, jika ada regulasi baru, biasanya tetap ada aturan yang mengikut dibelakangnya.

"Kalau saat ini saya belum bisa berkomentar lebih banyak, karena kita belum tahu bagaimana regulasi selanjutnya, atau juga strategi pasar dari perusahaan mobil,” ulasnya.

Halaman
123
Penulis: Alex
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved