Breaking News:

Dugaan Tipikor BUMD, Kejari Pelalawan Kantongi Nama Calon TSK, Perkiraan Kerugian Negara Lebih Besar

Kejari Pelalawan terus mendalami dugaan Tipikor pada belanja dan pengeluaran BUMD Tuah Sekata dalam kurun empat tahun itu.

Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth SH MH 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan Riau tahun 2012-2016 mulai menemukan titik terang.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan terus mendalami dugaan Tipikor pada belanja dan pengeluaran BUMD Tuah Sekata dalam kurun empat tahun itu.

Dugaan Mark up yang dilakukan oknum-oknum di BUMD dibongkar melalui pemanggilan dan pemeriksaan para pihak termasuk jajaran manajemen perusahaan plat merah tersebut.

"Sekarang sedang penghitungan kerugian negara yang timbul atas kasus Tipikor ini bersama ahli. Sepertinya lebih besar dari perkiraan kita sebelumnya," tutur Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth SH MH, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (14/02/2021).

Namun Kejari Pelalawan belum bisa menyampaikan besaran hasil Perhitungan Kerugian Negara (PKN), menunggu penyelesaian bersama ahli.

Selain itu, penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) masih mengumpulkan bukti-bukti, termasuk melakukan penyitaan dalam mengungkap praktik rasuah pada perusahaan milik Pemda Pelalawan tersebut.

Sepanjang penyidikan perkara ini, Korps Adhyaksa telah mengantongi nama calon tersangka yang akan bertanggungjawab atas kerugian negara yang timbul tersebut.

Namun lagi-lagi hal itu belum bisa diekspos secara gamblang, sebelum penyidikan tuntas.

"Penyidik kami sedang bekerja untuk kasus ini. Semoga bisa tuntas secepatnya," tukas Kajari Nophy.

Penyidik Kejari Pelalawan terus melakukan pendalam dengan memanggil dan memeriksa para pihak yang tersangkut dalam perkara Tipikor belanja dan pengeluaran BUMD Tuah Sekata.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved