Breaking News:

Sungai Diracun dan Tercemar Sebabkan Buaya Mengganas, Seorang Warga Jadi Korban

Sungai diracuni dan tercemar jadi penyebab buaya keluar dan mengamuk kini tengah heboh di Sumatera Barat.

Editor: Ilham Yafiz
Gambar oleh Martin Str dari Pixabay
Ilustrasi Buaya 

Sebelumnya, seorang warga asal Tiku, Agam, Sumatera Barat, N (50) ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Batang Masang, Agam, Jumat (12/2/2021).

N yang merupakan pencari rumput itu sebelumnya dinyatakan hilang, Kamis (11/2/2021) saat menyabit rumput di areal pinggir sungai.

"N ditemukan tewas dengan sejumlah luka gigitan di bagian tubuh dan ada sebagian tangan dan kaki hilang diduga karena dimangsa buaya," kata Koordinator SAR Pasaman, Zulfahmi yang dihubungi Kompas.com, Jumat (12/2/2021).

Diseret 1 Kilometer

Seorang pencari rumput menjadi korban, tubuhnya diseret sejauh 1 kilometer dan tubuhnya ditemukan dalam kondisi tidak utuh.

Nasir (50), warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat ( Sumbar ), menjadi korban serangan buaya mengganas saat mencari rumput untuk pakan ternaknya di bantaran Sungai Batang Masang.

Tubuh Nasir ditemukan warga dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan tidak utuh pada Jumat (12/2/2021) setelah badannya diduga diterkam dan diseret buaya .

Nasir (50) yang beralamat di Muaro Putuih, Tiku, Kabupaten Agam, Sumbar, ditemukan sudah tidak bernyawa, badannya mengambang di pinggir sungai.

Koordinator Pos Basaranas Pasaman, Zulfahmi mengatakan korban sudah ditemukan dan diduga diserang oleh buaya.

"Korban sudah ditemukan dan diindikasi digigit oleh buaya," kata Zulfahmi, Jumat (12/2/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved