Breaking News:

Berita Riau

Belum Ada Tersangkanya, Penyidikan Kasus Pengelolaan Sampah Kota Pekanbaru Masih Berjalan

Proses penyidikan kasus bobroknya pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru, sudah berjalan sejak 15 Januari 2021.

TRIBUNPEKANBARU/NASUHA
Sampah berserakan hingga ke jalan raya di jalan Daru-daru Kota Pekanbaru hingga mengakibatkan seorang pengendara tergelincir dan terjungkal ke aspal. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Penyidikan kasus bobroknya pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru, yang ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau sampai saat ini masih berproses.

Demikian disampaikan Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Teddy Ristiawan, saat diwawancarai Tribun, Senin (15/2/2021).

Namun diungkapkan Teddy, sampai saat ini penyidik belum menetapkan tersangka, atau orang yang dinilai paling bertanggungjawab dalam perkara tersebut.

"Belum (ada tersangka). Masih proses (penyidikan)," katanya.

DPRD Pekanbaru Minta DLHK Gercep Atasi Sampah, Azwendi Sarankan Swakelola Jika Tak Mau Masalah Lagi

Sampah Masih Menumpuk, Pemko Pekanbaru akan Sanksi Pembuang Sampah Sembarangan, Jalan Keluarkah?

Kadis LHK Pekanbaru diperiksa terkait pengelolaan sampah
Kadis LHK Pekanbaru diperiksa terkait pengelolaan sampah (Tribunpekanbaru.com)

Ditanyai soal jumlah saksi yang diperiksa, Teddy hanya menjawab singkat.

"Masih sama," bebernya.

Untuk diketahui, dalam proses penanganan kasus ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap puluhan orang saksi. 

Baik saksi dari masyarakat, saksi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, saksi ahli pidana, ahli lingkungan dan lain-lain.

Proses penyidikan kasus bobroknya pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru, sudah berjalan sejak 15 Januari 2021.

Janjikan Pengangkatan Sampah Normal Akhir Maret, Ini Upaya Sementara Pemko Pekanbaru

Motor Tergelincir Sampah,Pengendara Terjungkal Cium Aspal,Serakan Sampah di Pekanbaru Telan Korban

Sebelumnya, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (Kadis LHK) Pekanbaru, Agus Pramono, juga sudah diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Riau, Senin (18/1/2021). Agus diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Selain Agus, ada pula nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil yang juga diperiksa.

Langkah penanganan hukum diambil Polda Riau, lantaran sejak awal Januari 2021, terjadi penumpukan sampah di beberapa titik di Kota Bertuah. Hal ini tak ayal membuat resah masyarakat.

Dalam perkara ini, untuk menjerat tersangkanya, penyidik Ditreskrimum Polda Riau menerapkan Pasal 40 atau Pasal 41 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Sampah.

Walikota Firdaus Nonaktifkan Kadis DLHK Agus Pramono, Penyidikan Pengelolaan Sampah Berlanjut

Pemko Pekanbaru Digugat Secara Perdata di PN Pekanbaru Terkait Bobroknya Pengelolaan Sampah

Pasal 40, ancaman hukuman 4 tahun penjara denda 100 juta sedangkan Pasal 41 ancaman hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp100 juta.

(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved