Breaking News:

Nasib Hervina, Guru SD di Bone yang Dipecat karena Postingan Facebook? Gubernur Sulsel Buka Suara

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah memberikan penjelasan terkait pemecatan guru honorer bernama Hervina

(KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.)
Hervina (34) tengah memberikan konfirmasi terkait pemecatan dirinya sebagai guru honorer di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Senin, (15/2/2021). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah memberikan penjelasan terkait pemecatan guru honorer bernama Hervina di SD 169 Desa Sadar, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, gegara mengunggah besaran gajinya di sosial media Facebook.

Usai melakukan kunjungan ke Bone, melihat perkembangan bandara Aru Palakka, NA mendapatkan laporan langsung dari Wakil Bupati Bone.

Menurut NA, pemecatan Hervina itu bukan hanya karena telah mengunggah gaji di FB.

Tapi juga karena beberapa faktor lainnya.

”Saya langsung ke Bone mengecek, laporan dari wakil bupati yang bersangkutan (Hervina) 5 tahun tidak aktif, terus diaktifkan lagi," ujar NA di Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Senin siang.

"Memang itu gajinya Rp 700 ribu dari DAK (Dana Alokasi Khusus), tapi ada lagi Rp 500 ribu dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah),” jelas NA.

Faktor lainnya, kata NA, tenaga pendidik harus melaksanakan pekerjaannya mengajar secara berkelanjutan.

”Dia harus kontinyu mengajar. Jadi mungkin ada itu faktor yang dari kepala sekolah,” jelasnya.

Sebelumnya Hervina mengunggah gajinya di Fb sebesar Rp700 ribu selama empat bulan.

Dia juga merinci alokasi gajinya untuk berbagai kebutuhan, salah satunya untuk membayar hutang Rp500 ribu.

Halaman
12
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved