Breaking News:

Kuansing

Viral Aktifitas Penambangan Emas Ilegal di Kuansing Pakai Alat Berat, Ini Kata Kapolres

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK MM tegas mengatakan,semua Pertambangan SDA (Sumbar Daya Alam) kalau tidak ada izinnya berarti PETI.

Istimewa
Alat berat yang bekerja di Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, Kuansing diduga sedang melakukan penambangan emas ilegal. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Jagat media sosial facebook dihebohkan dengan informasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kuansing.

Heboh karena dinarasikan PETI menggunakan alat berat.

Adalah akun bernama Sekitar Kuansing yang memposting soal aktifitas PETI dengan menggunakan akat berat.

Isi narasinya yakni "Tak habis-habisnya..!! Ternyata di Kuansing ada aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) dengan partai besar,, dengan menggunakan alat berat. Yang kecil di babat yang partai besar juga harus di libas juga dong pak".

"Sebelumnya belum pernah lihat yang pakai alat berat. Luar Biasa. Kabarnya Lokasi di desa Petapahan kecamatan Gunung Toar".

Katanya Hanya Ditotok Tapi Bagian Sensitif Dicolok, Korban Kesakitan, Dukun Cabul Ditangkap dii Inhu

Profil Lengkap Fiki Naki, Mahasiswa UIN Suska Riau hingga Diajak Nikah Dayana Cewek Kazakhstan

Ia pun menandai Polres Kuansing, Polda Riau dan juga Mardianto Manan, legislator asal Kuansing di DPRD Riau.

Hingga Minggu sore (14/2/2021), postingan tersebut sudah disukai sebanyak 131, dikomentari 28 dan dibagikan 3 kali.

Dipostingan sebelumnya, sang akun juga pernah mempsoting soal PETI di Kecamatan Sentajo Raya.

Tribunpekanbaru.com sendiri mengkonfirmasi hal ini ke Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK MM.

Apakah memang hal tersebut aktifitas PETI atau galian C.

Halaman
12
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved