Breaking News:

Kerap Muncul di Iklan-Iklan, TERNYATA Situs Trading Ini Illegal: Bappebti Blokir 68 Situs Forex

Dari puluhan situs yang diblokir tersebut, di antaranya ada 2 situs Binomo, 3 situs Octa Fx, hingga 15 situs Instaforex.

unsplash @kobuagency
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Update situs trading forex illegal.

Sebagaimana diketahui, Generasi milenial saat ini makin menggemari investasi dan perdagangan secara online.

Sebut saja misalnya fintech, saham, forex termasuk Binomo.

Meski terdengar populer dan sering beriklan online, ternyata banyak di antaranya yang tergolong ilegal.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) sepanjang Januari 2021 telah memblokir 68 domain situs entitas di bidang perdagangan berjangka komoditi yang tidak memiliki perizinan.

Dari puluhan situs yang diblokir tersebut, di antaranya ada 2 situs Binomo, 3 situs Octa Fx, hingga 15 situs Instaforex.

Pemblokiran ini bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta perusahaan tempat pendaftaran nama domain di Indonesia.

Kepala Bappebti Sidharta Utama mengatakan, pada tahun ini pihaknya akan semakin meningkatkan pengamatan dan pengawasan terhadap aktivitas di bidang perdagangan berjangka komoditi yang tidak memiliki perizinan dari Bappebti.

Ratusan Mobil Baru Pesanan Warga Dikirim ke Desa di Tuban, TERNYATA Ada Proyek. . .

Cek Ramalan Zodiak Besok Rabu 17 Februari 2021: Virgo Akan Memulai Jalan yang Sulit Menuju Sukses

Pamela Safitri Nangis Bagian Sensitif Dipegang Oknum Pejabat Saat Manggung, Aku Teriak, Aku Nangis

"Hal ini bertujuan melindungi masyarakat dari investasi perdagangan berjangka komoditi tak berizin yang berpotensi merugikan, serta memberi kepastian hukum terhadap masyarakat dan pelaku usaha di bidang perdagangan berjangka komoditi," ujar Sidharta dalam keterangan resminya, Kamis (11/2/2021).

Simak daftar situs yang disebut ilegal oleh Bappebti dan sudah diblokir di Indonesia, di halaman selanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved