Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Kebakaran Lahan Gambut di Kota Dumai Berhasil Dipadamkan, Tim Gabungan Lakukan Pendinginan

Diakuinya, kondisi lahan yang gambut yang terbakar ini memang harus dilakukan pendinginan, dan saat ini tim satgas darat

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI  - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai mulai terjadi, kebakaran yang telah terjadi pada Selasa (16/2/2021), tersebut melahap semak belukar kurang lebih  satu hektare lahan di Kecamatan Medang  Kampai yang terbakar. 

Kepala pelaksana Badan penanggulang bencana daerah (BPBD)  Kota Dumai, Afrilagan‎ mengungkapkan, bahwa lahan yang terbakar di  Jalan Parit Tugu Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai, sudah terjadi sejak Selasa Siang. 

"Lahan yang terbakar itu semak belukar dan berada di lahan gambut, kurang lebih sekitar satu hektare, namun sudah berhasil kita padamkan," katanya, kepada tribunpekanbaru.com, rabu (17/2/2021).  

‎Afrilagan menerangkan, meskipun  proses pemadaman sudah dilakukan, namu karena kawasan yang terbakar itu berada di lahan gambut maka perlu dilakukan  pendinginan di lokasi kebakaran.

Diakuinya, kondisi lahan yang gambut yang terbakar ini memang harus dilakukan pendinginan, dan saat ini tim satgas darat Karhutla beserta masyarakat peduli api (MPA), masih terus melakukan pendinginan. 

"‎Untuk sumber air tersedia, hanya saja jika angin kencang bisa saja api kembali muncul, dan kami masih terus melakukan pendinginan, " terangnya. 

Lebihlanjutdijelaskanya,  tim Satgas terdiri dari 5 personel BPBD Kota Dumai, 4 personel Kodim Dumai, petugas kepolisian Resort Dumai dan Polsek Medang Kampai  8 personel, di bantu MPA Mundam 7 orang, masyarakat setempat 10 orang, petugas Kecamatan, Manggala Agni 7 personel dan dua dari pihak perusahaan masih terus melakuan pendinginan.

"Kami minta doa dari masyarakat agar pendinginan ini cepat selesai, sehingga api tidak lagi menyebar ke lahan lainya," harapny. 

Afrilagan menerangkan, bahwa Pemerintah Kota Dumai sudah menetapkan status siaga darurat Karhuta, hal ini dilakukan sebagai antisipasi,  dalam menangani Karhutla di Kota Dumai.

Ia mengatakan penetapan status siaga karhutla, sesuai arahan Gubernur, sebab, sebelum Provinsi menetapkan status siaga, terlebih dahulu Pemprov Riau meminta kabupaten dan kota yang daerahnya sudah terjadi kebakaran untuk menetapkan status siaga darurat. 

"Status siaga darurat karhutla untuk mencegah sebelum kebakatan terjadi, sebab jika statusnya belum ditetapkan, susah propinsi dan pusat mendroping waterbombing," terangnya.  

Selain itu, Afrilagan meminta kerjasama camat dan lurah untuk bersama-sama  memantau dan memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara di bakar.  

"Intinya harus ada kerjsama semua lini  agar bisa memetakan dan mengantisipasi Karhutla yang terjadi di Dumai," pungkasnya

Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved