Breaking News:

Berita Riau

25 Tahun Lalu Aziz Menjual Tiket Travel, Kini Mampu Bangun Masjid di Riau, Kawasan Terminal

25 tahun lalu, Aziz hanyalah penjual tiket di terminal. Siapa sangka kini ia bangun masjid di Riau di terminal Bandar Raya Payung Sekaki

Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Pengusaha Arizal Aziz mewujudkan cita-citanya sejak 25 tahun lalu membangun Masjid di Riau. Kini ia masjid Al Aziz merdiri indah di kawasan terminal 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Siapa sangka 25 tahun silam seorang pria hanyalah penjuala tiket di terminal. Namun kini ia justru membangun masjid  di riau tepatnya di Bandar Raya Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.

Masjid indah di Riau yang berada di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki, Kota Pekanbaru ini menjadikan penumpang tak repot lagi untuk beribadah.

Berawal dari kegudahan yang kini justru menjadikan pria ini merealisasikan pembangunan masjid di Riau di terminal.

Ya, Rezeki, muat dan Jodoh hanya Allah SWT yang tahu. Itu semua berkaitan nasib seseorang terkait dengan hidupnya.

Maka, usaha dan selalu berdoa menjadi dua hal yang selalu dikedepankan dalam menjalani kehidupan.

Banyak kemudian orang yang merasakn bagaimana dampak dari rasa syukur yang ia panjatkan.

Kesabaran yang akhirnya berbuah manis. Bahkan bisa juga membantu orang lain, bermanfaat bagi banyak orang.

Demikian pula yang kini dirasakan seorang H Arisal Aziz. Berkat kesaban dan niat baiknya, pria yang akrab disapa Aziz ini bisa merealisasikan pa yang jadi harapannya.

Sebuah masjid yang berdiri kokoh di dalam Terminal Bandaraya Payung Sekaki, Pekanbaru, Provinsi Riau.

Dari niat yang baik serta keinginan yang kuat atas pengalaman yang didapatkannya, ia bisa merealisasikan harapan tersebut.

Padahal 25 tahun sialm, ia hanyalah seorang penjual tiket mobil travel di terminal.

Beginilah kisah seorang Asrisal Aziz yang sukses jadi pengusaha dan membangun sebuah masjid di kawasan Terminal Bandaraya Payung Sekaki.

Berawal dari Kegundahan Hati

Masjid Al Aziz di kawasan Terminal AKAP Pekanbaru
Masjid Al Aziz di kawasan Terminal AKAP Pekanbaru (Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono)

Berawal dari kegundahan hatinya saat ada penumpang yang menanyakan tempat salat di dalam terminal, membuat H Arisal Aziz punya keinginan yang kuat untuk membangun masjid di dalam terminal.

Pria yang biasa disapa Aziz ini menceritakan, 25 tahun yang lalu, saat itu dirinya sebagai penjual tiket travel di terminal mayang terurai Jalan Tuanku Tambusai yang saat ini menjadi pasar loket.

Saat itu ada seorang penumpang di terminal yang menanyakan tempat salat di dalam terminal.

Namun saat itu tidak ada masjid atau mushalla dalam terminal tersebut.

Hatinya pun bergejolak dan terbesitlah keinginan untuk membangun masjid di dalam terminal.

Tujuannya tak lain agar para penumpang dan pegawai di terminal dapat melaksanakan salat berjamaah dengan nyaman tanpa harus keluar dari terminal.

"Saat itu saya bedoa, doa saya mudah, ya Allah kalau nanti saya punya rezeki, saya akan bangunkan masjid untuk terminal," katanya.

Cita-cita yang Tercapai

Tepat tanggal 16 Februari 2021 kemarin Masjid Megah yang ia bangun di dalam komplek Terminal Bandar Raya Payung Sekaki, Pekanbaru sudah rampung 100 persen dan sudah mulai digunakan untuk salat berjamaah.

"Setelah hampir dua puluh lima tahun, niat saya yang ditulus ini diijabah, dikabulkan oleh Allah SWT. Alhamdulillah, masjid yang saya namakan Al Aziz ini sudah 100 persen selesai dibangun dan sudah bisa digunakan untuk melaksanakan salat lima waktu dan sudah kami serahkan ke Pak Dirjen Perhubungan Darat," ujarnya.

Tidak hanya membangunkan masjid megah di kawasan terminal AKAP, Aziz ternyata juga akan menanggung seluruh biaya pengelolaan dan perawatan masjid ini.

Sehingga untuk operasional masjid ini biayanya tidak dibebankan ke pihak terminal, meskipun masjid ini dibangun di dalam komplek terminal.

"Untuk biaya pengelolaan dan operasionalnya akan kami biayai dari perusahaan kami, semoga masjid Al Aziz ini, membawa berkah bagi kita semua," katanya.

Asrizal Aziz merupakan pengusaha sukses indonesia yang unit usaha bergerak di bidang jasa pengiriman barang, Indah Cargo atau Indah Logistik.

Masjid Al Aziz di kawasan Terminal AKAP Pekanbaru sudah rampung 100 persen dan sudah mulai digunakan untuk salat berjamaah. Diserahkan ke Dirjen Perhubungan Darat pada Selasa (16/2/2021).
Masjid Al Aziz di kawasan Terminal AKAP Pekanbaru sudah rampung 100 persen dan sudah mulai digunakan untuk salat berjamaah. Diserahkan ke Dirjen Perhubungan Darat pada Selasa (16/2/2021). (Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono)

Usaha yang pertama kali didirikan di Pekanbaru tahun 2007 tersebut hingga saat ini terus berkembang.

Bahkan hampir di semua provinsi terdapat kantornya.

"Berkat doa para anak-anak yatim, alhamdulillah sampai saat bini ada 2.000 unit kendaraan operasional indah cargo logistik yang beroperasi di seluruh Indonesia," katanya.

Bahkan, kata Aziz, saat ini usahanya sudah mengembangkan sayapnya ke negera tetangga. Yakni malaysia, singapore dan China. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved