Breaking News:

BOLA LOKAL: Sinyal PSSI Kemungkinan Liga 2021 Tanpa Penonton, Ini Tanggapan Curva Nord PSPS Riau

PT LIB sudah memberi sinyal kepada semua klub Liga, jika nanti Polri mengeluarkan izin kompetisi, dipastikan semua pertandingan digelar tanpa penonton

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PT LIB sudah memberi sinyal kepada semua klub Liga, jika nanti Polri mengeluarkan izin kompetisi, maka dipastikan semua pertandingan digelar tanpa penonton.

Keputusan ini ternyata disambut baik oleh para suporter, termasuk suporter PSPS Riau, Curva Nord.

Kelompok suporter militan ini mengaku, akan menerimanya dengan lapangan dada.

"Kita suporter harus berjiwa besar, dengan keadaan pandemi Covid-19 yang masih tinggi di Indonesia, yang mengakibatkan setiap pertandingan tanpa penonton. Kami terima," kata brigade Curva Nord 1955, Ikhsan kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (18/2/2021).

Ilustrasi
Ilustrasi (Ist/Greenfields)

Yang paling penting bagi suporter musim ini, Liga bisa bergulir. Sehingga bisa mengobati rasa rindu masyarakat adanya pertandingan sepakbola.

Lebih dari itu, bagi pemain keputusan jika Liga bergulir, mereka bisa merumput dan bisa menyambung kariernya.

"Tentunya, kita terus support, agar Polri mau mengeluarkan izin. Pastinya, kita turut bangga, karna kompetisi bergulir kembali di tahun 2021. Para pemain bisa merumput kembali di lapangan hijau," akunya.

Sebaliknya, masih kata Ikhsan, jika memang ada solusi lain nantinya, seperti memberikan izin sekitar 30 persen penonton bisa hadir di stadion, seperti yang dilakukan Liga di luar negeri, Curva Nord 1955 akan lebih senang.

"Dari hati kecil kami sebenarnya, kami sangat ingin menyaksikan pertandingan langsung untuk mendukung tim kebanggaan kami. Tapi ini terserah keputusan pemerintah nantinya, yang pasti kami legowo, jika itu jalan terbaik," sebutnya.

"Kami doakan juga, udah-mudahan pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga penikmat bola bisa melihat langsung tim kebanggaannya berlaga," harapnya.

Untuk gambaran, Liga 2 diikuti 24 klub, yang akan dibagi ke dalam dua wilayah yakni, Barat dan Timur. Nantinya masing-masing juara wilayah akan otomatis promosi ke Liga 1, dan akan bertarung di partai puncak memperebutkan gelar juara.

Sementara runner-up di masing-masing wilayah, akan saling berada memperebutkan satu tiket lagi menuju Liga 1.

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita mengatakan, Liga 1 rencananya akan digulirkan 11 Juni 2021 hingga 22 Maret 2022. Format yang akan digunakan sistem kompetisi penuh home dan away. Dengan jumlah 306 pertandingan, 34 pekan (9 pertandingan/pekan).

Selanjutnya, untuk kick off Liga 2 akan menyusul dengan rencana berlangsung mulai 26 Juli sampai 27 November 2021. Sebanyak 24 klub dibagi ke dua wilayah. Akan ada 264 pertandingan, masing-masing grup ada 22 pekan. (Tribunpekanbaru.com /Syafruddin Mirohi).  

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved