Breaking News:

Bengkalis

Buron 5 Bulan, Warga Desa Jangkang Bengkalis DPO Kurir 10 Kilogram Sabu Diringkus di Pekanbaru

Tersangka Ono merupakan kurir laut peredaran narkoba jaringan Malaysia yang diburu Polres Bengkalis sejak Medio September 2020.

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: CandraDani
Istimewa/Polres Bengkalis
Tersangka Ono yang berhasil ditangkap Satres Narkoba Polres Bengkalis, Selasa (16/2) kemarin 

"Informasi adanya peredaran narkoba diterima petugas pada Rabu pekan kemarin. Tim Khusus kita memperoleh informasi dari tim Bea Cukai Bengkalis yang sedang melakukan patroli di Perairan Selat Malaka," terangnya.

Petugas Bea Cukai saat mendapat informasi adanya sebuah speedboat yang mencurigakan memasuki Perairan Sungai Penampar, Desa Deluk, Kecamatan Bantan. Dari informasi itu, Tim khusus Polres Bengkalis melakukan penyelidikan selama dua hari di wilayah Bengkalis

Hasil penyelidikan ini tim khusus berhasil menemukan kebenaran adanya sabu-sabu masuk dalam jumlah besar. Petugas terus melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka DK alias Dodi di Pelabuhan Air Putih, Jumat (18/9) sore.

Terungkapnya DK diduga kuat dari jaringan tersangka RF, yang merupakan residivis narkoba yang pernah ditangkap Satres Narkoba Polres Bengkalis pada awal tahun 2019.

Dimana dilakukan RF sudah berada di luar Pulau Bengkalis tapi tidak membawa narkoba.

Dari hasil interograsi terhadap tersangka DK, sabu-sabu itu milik pelaku RF yang diterimanya langsung dan diantarkannya kembali ke tangan RF di Parkiran Pelabuhan Sei Selari Pakning dimana ongkos yang sudah diterima Rp3 juta dari RF.

Tim khusus langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka RF dan menenukan lokasi berubah ubah melalui tersangka DK.

"Kita juga melakukan pelacakan dengan dibantu tim IT Dit Narkoba Polda Riau dan berhasil mengamankan pelaku RF beserta satu unit mobil sedan dan alat komunikasi di pertigaan Jalan Hang Tuah dan Harapan Raya Pekanbaru," terang Kapolres.

Setelah diinterogasi, RF mengakui bahwa diduga narkotika yang diamankan dari tangan DK merupakan miliknya.

Dimana barang haram tersebut berasal dari rekannya bernama Ono yang berstatus DPO, dimana barang haram ini diterima di desa Jangkang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved