Breaking News:

Sengketa Pilkada Kuansing 2020 di MK

Dua Kali Sidang, MK Tolak Sengketa Pilkada Kuansing 2020, Ini Pertimbangan Hakim

MK menyatakan sengketa Pilkada Kuansing 2020 tidak dapat diterima.Putusan yang dibacakan pada Rabu (17/2/2021)

tribunpekanbaru/palti
Ketua KPU Kuansing Irwan Yuhendi saat menerima surat suara untuk Pilkada Kuansing 2020.MK akhirnya mengeluarkan putusan dismissal pada sengketa Pilkada Kuansing 2020. 

Paslon Bermitra meraih 36.985 suara dan Paslon HK meraih 52.383 suara.

Bila melihat perolehan suara tersebut, selisih suara Paslon HK dan Paslon ASA sebanyak 17.900 atau 32,81 persen. Melebihi batas yang ditentukan.

Akhirnya, MK memutuskan, "Menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima,".

Putusan tersebut langsung dibacakan ketua MK Anwar Usman. Dalam keterangannya putusan tersebut merupakan hasil musyawarah 9 hakim MK.

KPU Segera Pleno Penetapan

Ketua KPU Kuansing, Irwan Yuhendi
Ketua KPU Kuansing, Irwan Yuhendi (TRIBUN PEKANBARU / PALTI SIAHAAN)

KPU Kuansing menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada Kuansing 2020.

Pada Rabu (17/2/2021), MK memutuskan permohonan pemohon dalam sengketa ini tidak bisa diterima.

"Alhamdulillah kita ucapkan," kata ketua KPU Kuansing, Irwan Yuhendi kepada Tribunpekanbaru.com Rabu (17/2/2021).

Dengan putusan MK ini, katanya, semuanya sudah selesai. Tidak ada lagi sengketa.

Ia juga mengucapkan terimakasih pada seluruh pihak yang ikut membantu pelaksanaan Pilkada Kuansing 2020 lalu

Halaman
1234
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved