Breaking News:

Giliran Kadis PUPR dan Kabid Pelayaran Dishub Kabupaten Bengkalis Diperiksa KPK

Adapun saksi yang diperiksa tim penyidik, terkait dengan perkara tipikor proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri di Kabupaten Bengkalis

Kompas.cpm
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Senin awal pekan lalu berada di Pekanbaru, Riau untuk melakukan pemeriksaan saksi dalam perkara tindak pidana korupsi (tipikor).

Adapun saksi yang diperiksa tim penyidik, terkait dengan perkara tipikor proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri (multiyears) di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Tahun Anggaran 2013 - 2015.

Dalam perkara ini, dua tersangka yakni Handoko Setiono selaku Komisaris dan Melia Boentaran selaku Direktur PT Arta Niaga Nusantara (ANN), sudah ditahan oleh penyidik KPK.

"Hari ini pemeriksaan saksi untuk tersangka MB (Melia Boentaran, red). Tempat pemeriksaan di Polda Riau," kata Plt Juru Bicara (Jubir) KPK, Ali Fikri, Kamis (18/2/2021).

Saksi yang diperiksa hari ini disebutkan Ali, berjumlah 8 orang.

Diantaranya Kepala Dinas (Kadis) PUPR Bengkalis, Ardiansyah. Dia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Bengkalis.

Saksi berikutnya adalah Ngawidi, yang saat ini menjabat Kabid Pelayaran Dishub Bengkalis.

Dia periksa dalam kapasitasnya sebagai Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Bengkalis, atau Ketua Panitia Penerima Hasil Pekerjaan Multiyears Tahun Anggaran 2013-2015 Dinas PU Kabupaten Bengkalis.

Berikutnya, M Rafi, Agus Sukri, Lutfi Hendra Kurniawan, Safari, Helmy, dan Rudi Rinaldo. Kesemuanya PNS di Kabupaten Bengkalis.

Untuk kepentingan penyidikan, KPK menahan para tersangka masing-masing selama 20 hari. Terhitung sejak 5 Februari 2021 sampai dengan 24 Februari 2021.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved