Breaking News:

Serahkan Puluhan Juta Tunai,Keluarga Terpidana Korupsi Bayar Denda Ringankan Hukuman,Segini Uangnya

Keluarga terpidana korupsi honorarium di Bagian Pertanahan Setda Kuansing tahun 2015 atas nama Dedi Susanto ke Kejari Kuansing

istimewa
Keluarga terpidana korupsi Dedi Susanto menyerahkan uang denda ke Kejari Kuansing. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing menerima pembayaran denda dari terpidana korupsi. Besarnya, Rp 50 juta.

Pembayaran denda tersebut untuk kasus korupsi honorarium di Bagian Pertanahan Sekretariat Daerah (Setda) Kuansing tahun 2015. Berasal dari terpidana Dedi Susanto.

Kasus ini sendiri sudah inkrah. MA memutuskan menjatuhkan pidana kepada terdakwa Dedi dengan penjara 1 tahun dan denda sebesar Rp50.000.000.

Dengan ketentuan apabila pidana denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan.

Penyerahan uang denda sendiri dilakukan keluarga Dedi pada Rabu (17/2/2021).

Kepala Kejari Kuansing Hadiman SH, MH melalui Kasi Pidsus Roni Saputra SH, MH yang menerima.

"Sudah kita terima pembayaran yang denda dari atas nama Dedi Susanto," kata Roni Saputra, Kamis (18/2/2021).

Kasus ini menjerat tiga orang. Yakni Suhasman yang merupakan pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Dedi Susanto dan Mega Fitri yang keduanya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam kegiatan ini.

Awal Mei 2020 lalu, ketiganya menghirup udara bebas sebab kala itu, Pengadilan Tipikor Pekanbaru memutuskan ketiganya tidak bersalah.

Atas putusan Pengadilan Tipikor tersebut, pertengahan Mei 2020, JPU mengajukan kasasi.

Halaman
123
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved