Breaking News:

DPRD Pekanbaru

APBD Pekanbaru 2021 Belum Bisa Digunakan, Ini Respon DPRD Pekanbaru

Meski APBD Pekanbaru 2021 sudah disahkan pada November 2020 lalu dengan nilai Rp 2,597 triliun, namun belum bisa digunakan.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski APBD Pekanbaru 2021 sudah disahkan pada November 2020 lalu dengan nilai Rp 2,597 triliun, namun hingga pekan ketiga Februari 2021 ini, belum bisa digunakan.

Kondisi ini direspon kalangan legislatif di DPRD Pekanbaru.

Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani SIP mengatakan, bahwa berdasarkan informasi yang diterima pihaknya dari Pemko Pekanbaru, alasan belum bisa digunakan APBD 2021 ini, karena adanya perubahan sistem informasi pengelolaan uang daerah.

Ketua DPRD  Pekanbaru, Hamdani
Ketua DPRD Pekanbaru, Hamdani (istimewa)

Padahal, APBD Pekanbaru sudah rampung dievaluasi oleh Gubernur Riau beberapa waktu lalu.

Setelah dilakukan evaluasi sesuai catatan dari Pemprov Riau, maka Pemko kembali melakukan perbaikan.

"Untuk persoalan ini, kita sudah sempat memanggil Sekdako M Jamil selaku ketua TAPD. Namun karena kesibukannya, sampai hari ini belum datang. Tujuan pemanggilan ini semata-mata, kita ingin mempertanyakan secara rinci," tegas Hamdani, Jumat (19/2/2021) kepada Tribunpekanbaru.com.

Meski demikian, DPRD secara institusi berharap, agar Pemko bisa menjelaskan kondisi ini kepada masyarakat.

Apalagi program masyarakat di beberapa OPD, belum bisa berjalan, karena anggarannya belum bisa digunakan.

"Kami berharap dalam waktu dekat ini, Pemko bisa menjelaskannya kepada kami (DPRD). Sehingga jika memang ada masalah, bisa dicarikan jalan keluarnya bersama-sama. Termasuk halnya kendala secara regulasi," pintanya.

Belum bisa digunakannya APBD 2021 ini, sebenarnya tidak hanya terjadi di Kota Pekanbaru saja.

Tapi hampir di semua daerah di Tanah Air.

Hanya saja, jika memang terjadi kendala, apalagi kendalanya secara administrasi, harusnya bisa diselesaikan secepat mungkin.

Karena di tahun 2021 ini, DPRD Pekanbaru sangat berharap, supaya APBD bisa cepat dibelanjakan.

Sehingga tidak lagi menganut sistem lama, APBD Murni baru bisa digunakan sekitar Bulan April atau Mei.

"Dalam APBD itu, banyak kegiatan yang menyangkut kepentingan masyarakat umum. Jadi, mari kita tinggalkan stigma lama, harus cepat dibelanjakan, selagi tidak menyalahi aturan," tegasnya.  (Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved