Breaking News:

Miris,Riau Tak Dapat Bagian dari Dana Bagi Hasil Kelapa Sawit,Tapi Jalan Rusak Dilewati Truk Sawit

Riau hingga saat ini tidak mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit tapi jalan banyak rusak karena dilewati truk pengangkut sawit

istimewa
Truk bertonase berat yang mengangkut TBS kelapa sawit melintas di ruas jalan penghubung antara Desa Bencah Kelubi dengan daerah Kota Batak. Jalan rusak dilewati truk sawit tapi Riau tak dapat bagian dari DBH sawit. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Keberadaan perusahaan sawit di Riau ternyata menimbulkan masalah sosial di tengah masyarakat.

Pasalnya, truk pengangkut buah sawit menjadi penyebab rusaknya jalan di Riau. Terlebih kondisi truk yang mengangkut buah sawit memiliki panjang dan lebar yang melebihi standar.

Seperti yang terlihat di sepanjang jalan lintas Desa Bencah Kelubi hingga ke Kota Batak, Tapung Kampar.

Di sepanjang jalan ini saban hari selalu dilintasi truk yang mengangkut buah sawit. Bahkan muatannya hingga menjulang tinggi.

Akibatnya jalan penghubung antar desa ini mengalami kerusakan dan banyak ditemukan lubang-lubang menganga.

Sehingga membahayakan pengendara yang melintasi jalan tersebut.

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, Jumat (19/2/20210 mengaku geram melihat kondisi ini.

Sebab Riau hingga saat ini tidak mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit.

Gubri Syamsuar bersama 25 provinsi di Indonesia penghasil kepala sawit tengah berjuang mendapatkan DBH kelapa sawit.

"Di Indonesia ada 25 provinsi penghasil sawit yang tengah berjuang bisa mendapatkan DBH sawit. Masa iya DBH minyak dan gas kita dapat, sedangkan kelapa sawit tak dapat. Sementara jalan kita disini hancur," kata Gubri Syamsuar.

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved