Breaking News:

Miris,Riau Tak Dapat Bagian dari Dana Bagi Hasil Kelapa Sawit,Tapi Jalan Rusak Dilewati Truk Sawit

Riau hingga saat ini tidak mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit tapi jalan banyak rusak karena dilewati truk pengangkut sawit

istimewa
Truk bertonase berat yang mengangkut TBS kelapa sawit melintas di ruas jalan penghubung antara Desa Bencah Kelubi dengan daerah Kota Batak. Jalan rusak dilewati truk sawit tapi Riau tak dapat bagian dari DBH sawit. 

Sementara Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli mengatakan Provinsi Riau merupakan salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia.

Bahkan menurut Zulfadli, 20 persen prduksi CPO di Indonesia disumbangkan dari Riau.

"Kalau tak salah, 20 persen penghasil CPO di Indonesia dari Riau. Berdasarkan data statistik CPO di Indonesia, ekspor CPO Riau itu 40 juta metrik per ton," katanya.

Mirisnya, meski Riau memiliki potensi sawit cukup tinggi, namun kondisi jalan di Riau justru menjadi hancur karena setiap hari dilintasi truk besar yang membawa buah sawit dan CPO.

"Karena itu kami berharap kepada pemerintah pusat ada kebijakan DBH sawit bagi daerah penghasil sawit, termasuk Riau,"katanya.

Saat ini Pemerintah Provinsi Riau bersama sejumlah provinsi penghasil sawit di Indonesia saat ini tengah berjuang untuk bisa mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) sawit dari pemerintah pusat.

Gelar Rapat Koordinasi

Sebelumnya sejumlah Gubernur dari provinsi penghasil sawit di Indonesia menggelar Rapat Koordinasi di Hotel Grand Central, Kota Pekanbaru.

Dalam rakor yang membahas soal DBH sawit ini setidaknya dihadiri oleh 18 gubenur dari provinsi yang didaerahnya terhadap perkebunan sawit.

"Sekarang kita sedang membicarakan masalah ini dengan masing-masing anggota dewan di DPRD provinsi masing-masing yang didaerahnya menjadi penghasil sawit," kata Gubri Syamsuar, Jumat (29/1/2020) lalu.

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved