Breaking News:

Bengkalis

Seorang ABK Tewas, Kapal Pengangkut Pasir Tenggelam di Perairan Sepahat Bengkalis

Kapal KM KM Kurnia Abadi GT 033 dihantam ombak kencang Jumat (19/2) malam. Seorang dari tiga ABK yang menyelamatkan diri ditemukan tewas di Sepahat.

Istimewa
Jenazah ABK kapal pengangkut pasir, Rahim ditemukan nelayan desa Sepahat di perairan Sepahat, Sabtu (20/2) pagi 

TRINBUNPEKANBARU.COM, SEPAHAT - Tiga orang awak kapal KM Kurnia Abadi GT 033 tengelam diperairan Desa Sepahat Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (19/2) malam.

Kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan desa Sepahat setelah dihantam ombak.

Akibatnya satu dari tiga orang awak kapal meninggal dunia karena tidak berhasil menyelamatkan diri.

Hal ini diungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, Sabtu (20/2) siang.

Menurut Kapolres kapal KM Kurnia Abadi yang dibawa awak kapal Sukri sebagai kapten bersama dua ABKnya yakni Rahim dan Bacok berlayar dari Rupat menuju Bengkalis membawa muatan pasir sebanyak 70 ton.

Lampu Jalan di Bengkalis Sempat Dipadamkan Paksa Gara-gara Hal Ini

Buron 5 Bulan, Warga Desa Jangkang Bengkalis DPO Kurir 10 Kilogram Sabu Diringkus di Pekanbaru

Jenazah ABK kapal pengangkut pasir, Rahim ditemukan nelayan desa Sepahat di perairan Sepahat, Sabtu (20/2) pagi
Jenazah ABK kapal pengangkut pasir, Rahim ditemukan nelayan desa Sepahat di perairan Sepahat, Sabtu (20/2) pagi (Istimewa)

Naasnya saat sesampainya di perairan desa Sepahat tepatnya di lampu boya hijau sekitar 3 mil dari pinggir pantai sepahat kapal dihantam ombak kuat pada pukul 21.00 WIB.

"Karena tidak kuat hantaman ombak kapal mereka pun akhirnya tenggelam di perairan Sepahat. Tiga awak kapal ini sempat memakai baju pelampung dan berusaha menyelamatkan diri," ungkap

Saat menyelamatkan diri ke tiga awak kapal ini sempat terpisah, dua diantara mereka selamat sampai ke pinggir pantai Sepahat sekitar pukul 03.00 WIB yakni Sukri dan Bacok.

Sementara Rahim tidak diketahui keberadaanya.

Rahim baru ditemukan sekitar pukul.07.00 WIB pagi oleh nelayan setempat.

Nelayan yang menemukanya bernama Rahmat Hidayat, saat itu Rahim tersangkut di jaringnya.

"Saat ditemukan kondisi Rahim sudah tidak bernyawa dan langsung dievakuasi ke darat oleh nelayan dan masyarakat. Kemudian langsung dibawa ke rumah duga di Bengkalis melalui jalur darat," tandasnya.(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved