Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Canangkan Zona Integritas, Lapas & Kantor Imigrasi Selatpanjang Diminta Tingkatkan Pelayanan

Dirinya berpesan agar Lapas maupun Kantor Imigrasi Selatpanjang memiliki perubahan yang mendasar dalam melakukan

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II b dan Kantor Imigrasi Kelas II b Selatpanjang menggelar deklarasi Janji Kinerja dan penandatangan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di halaman Lapas Kelas II b Selatpanjang Jumat (19/2/2021).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kementrian Hukum dan HAM RI Wilayah Riau diwakili Kepala Divisi Keiimigrasian Mujiono, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II b Selatpanjang Maryana, Kepala Lapas Kelas IIb Kahirul Bahri Siregar, Perwakilan Pemkab Kepulauan Meranti oleh Asisten 2 Asrorudin, perwakilan Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito dan Perwakilan Danramil Tebingtinggi serta Danposal Selatpanjang.

Kegiatan ditandai dengan penandatanganan dan komitmen bersama antara seluruh jajaran yang ada pada di Lapas Kelas II b Selatpanjang dan Kantor Imigrasi kelas 2 B Selatpanjang diikuti oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti dan perwakilan Kepala Kantor Kementrian Hukum dan HAM Riau.

Selain itu juga dilakukan pengucapan janji kerja ASN di hadapan undangan yang hadir.

Kepala Kantor Hukum dan HAM Riau Kepala Divisi Keimigrasian Mujiono mengatakan saat ini Lapas maupun kantor Imigrasi Selatpanjang sudah masuk dalam Tim Penilai Nasional( TPN) untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM.

"Jadi tinggal selangkah lagi sudah mendapatkan predikat WBK dan WBBM. Jadi saya harapkan teman-teman bisa melakukan sosial kontrol dari teman-teman Kanim dan Lapas," ungkap Mujiono saat diwawancara selepas kegiatan.

Dirinya berpesan agar Lapas maupun Kantor Imigrasi Selatpanjang memiliki perubahan yang mendasar dalam melakukan pelayanan di unitnya setelah Pencanangan yang dilakukan.

Hal tersebut dikatakannya khusus untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih berpihak kepada masyarakat.

"Itu adalah peningkatan kualitas pelayanan publik, itu adalah yang paling utama dan paling pokok. Jadi pelayanan publik ini harus bisa dirasakan masyarakat," ujarnya.

Sejumlah inovasi diakui Mujiono memang telah dilakukan diantaranya pelayanan paspor yang langsung dilakukan ke rumah warga dan pelayanan pembuatan paspor yang hilang dalam waktu 1 hari.

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved